Headline
Kemantapan jalan nasional sudah mencapai 93,5%
Kumpulan Berita DPR RI
Putusan Mahkamah Agung ini akan berpotensi menipu pemilih pada Pemilu 2019 karena akan disuguhi caleg-caleg yang mantan koruptor sehingga pemilih yang tak memiliki informasi cukup tentang calon legislatif tertentu akan cenderung memilih caleg koruptor. Itu karena mereka ini biasanya memiliki jaringan sosial serta modal uang yang cukup untuk memengaruhi dan membeli suara pemilih (vote buying).
Di Pilpres 2019, kunci kemenangan ada tiga. Pertama, ceruk pemilih di Jawa dan Sumatra yang plus-minus jumlahnya 78,5%. Kedua, ceruk pemilih muslim plus-minus jumlahnya 87,6%. Ketiga, ceruk pemilih muda yang terdiri dari generasi Z dan generasi Y (milenial) yang jumlahnya plus-minus 52%.
Terobosan Komisi Pemilihan Umum (KPU) lewat penerbitan PKPU No 20 Tahun 2018 tentang larangan bagi eks narapidana kasus korupsi untuk mencalonkan diri sebagai anggota legislatif sesungguhnya merupakan oasis di tengah prahara pemberantasan korupsi di Indonesia. Namun, niat baik dan terobosan berani KPU ini dimentahkan Bawaslu dengan meloloskan lima mantan koruptor untuk menjadi bakal caleg 2019.
Bawaslu seharusnya kembali sadar akan posisi ranah kewenangannya. Apalagi, sikap itu seakan membuka ‘kotak pandora’, yang mendorong dan seakan membantu para koruptor untuk kembali memasuki ruang publik dengan cara mempersoalkan putusan KPU.
PENDAFTARAN pasangan calon presiden (capres)-calon wakil presiden (cawapres) telah dibuka. Namun, publik belum mengetahui siapa pasangan yang akan bertarung pada 17 April 2019.
Jokowi tinggal menunggu momentum yang tepat untuk mengumumkan sosok cawapresnya, sambil berhitung peta kekuatan lawan dan sejumlah faktor politik dinamis kontekstual yang mungkin berubah di menit-menit akhir masa pendaftaran.
PROSES panjang perundingan antara pemerintah dan Freeport McMoran (FM) di masa pemerintahan Jokowi agar Indonesia memiliki saham mayoritas, mulai membuahkan hasil.
SEBENARNYA, Amerika Serikat (AS) di bawah kepemimpinan Presiden Donald Trump saat ini sedang menikmati 'bulan madu' perekonomian. Meski banyak dikritik sebagai presiden yang tidak baik dan kontroversial, ternyata Trump membawa kinerja perekonomian AS menjadi sungguh impresif.
PERHELATAN pilkada serentak 2018 di 171 wilayah baru saja usai. Perdebatan seketika muncul ke permukaan tak lama setelah lembaga-lembaga survei merilis hasil hitung cepat (quick count).
Khotbah Idul Fitri 1439 H di Masjid Nursiah Daud Paloh, Kompleks Media Group Kedoya, Jakarta
Infrastruktur jalan yang lebih luas cakupannya, sistem angkutan umum yang makin progresif, dan manajemen lalu lintas yang baik telah menjadi capaian pemerintah untuk mengakomodasi kenyamanan mudik Lebaran tahun ini. Tentu masih ada PR yang harus dikerjakan seperti penanganan pascatabrakan yang harus lebih maju.
Jangan sampai keinginan KPU untuk melarang mantan narapidana korupsi dalam pencalegan hanya gelembung (bubble politic) yang meramaikan gelanggang politik kita sesaat saja. Jika hanya 'permainan' sesaat, sudah barang tentu aturan soal ini di PKPU akan cepat menguap atau lumpuh layu sebelum berkembang.
Sebaiknya BI tidak cuma mengandalkan intervensi pasar (menggelontor pasar dengan pasokan devisa) untuk melakukan stabilisasi rupiah. Harus ada instrumen lain yang membantu. Dari sejumlah instrumen yang ada, yang berdampak relatif cepat (jangka pendek) adalah menaikkan suku bunga acuan.
Jokowi bahkan tidak segansegan meminta kritik membangun sebagai modal perbaikan kebijakan-kebijakan di masa-masa mendatang. Ia mengakomodasinya melalui kebijakan-kebijakan yang ditetapkannya. Misalnya, ditetapkannya Hari Santri. Jokowi tampaknya menyadari betul bahwa masukan-masukan itu sangat penting artinya bagi pemerintah.
Media Indonesia berusaha menghadirkan foto-foto eksclusive sehingga pembaca dapat melihat kejadian aktual dengan lebih baik
LOAD MORECopyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved