Headline
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia) terus memperkuat komitmen perlindungan untuk nasabah dengan menghadirkan inovasi layanan termasuk pelayanan kesehatan yang memberikan nilai lebih dengan menjalin kemitraan bersama rumah sakit vertikal milik Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dalam jaringan rumah sakit PRUPriority Hospitals.
Kemitraan strategis antara Prudential Indonesia dan Kemenkes ini merupakan wujud komitmen Prudential Indonesia untuk memperluas akses perlindungan dan meningkatkan kualitas serta pemerataan akses layanan kesehatan bagi nasabah di seluruh Indonesia. Hal tersebut sejalan dengan aspirasi perusahaan menjadi mitra dan pelindung terpercaya dalam memberikan layanan kesehatan yang unggul dan profesional bagi nasabah.
"Kami percaya bahwa akses terhadap perlindungan dan layanan kesehatan terbaik perlu menjadi hak setiap keluarga di Indonesia. Kami berterima kasih atas kesempatan yang diberikan oleh Kementerian Kesehatan untuk bermitra dengan Prudential Indonesia," kata Chief Operations and Health Officer Prudential Indonesia, Dian Budiani, dikutip dari keterangan resminya, Kamis (10/10).
Melalui kerja sama ini, sambung Dian, sudah ada sebanyak 34 rumah sakit vertikal yang bergabung dalam jaringan PRUPriority Hospitals. Dengan demikian, para nasabah Prudential Indonesia di seluruh Indonesia juga dapat menikmati pelayanan kesehatan di rumah sakit vertikal tersebut beserta dengan berbagai manfaat layanan kesehatan lainnya.
"PRUPriority Hospitals hadir sebagai tanggapan yang responsif terhadap dinamika kebutuhan masyarakat, kondisi pasar, dan biaya kesehatan dari masa ke masa. Tujuannya adalah agar nasabah senantiasa memiliki peluang terbaik untuk meraih manfaat kesehatan optimal dan berkesinambungan atas polis asuransi yang dimiliki," ungkap Dian.
Adapun secara khusus, PRUPriority Hospitals hadir untuk memberikan kualitas perlindungan yang unggul dan menyeluruh, yakni dengan memberikan nilai lebih kepada nasabah berupa efektivitas proses persetujuan klaim, transparansi estimasi biaya perawatan yang sesuai dengan jalur klinis di rumah sakit, serta peningkatan mutu layanan kesehatan berbasis bukti medis.
"Prudential Indonesia terus melakukan komunikasi dan berdiskusi dengan berbagai rumah sakit, untuk bersama-sama memperluas dan mempermudah akses pengobatan bagi nasabah," sebutnya.
Prudential Indonesia, lanjut Dian, menyambut baik kemitraan dengan rumah sakit vertikal milik Kemenkes guna memastikan layanan asuransi yang berkualitas, yang akan meningkatkan efektivitas dalam proses klaim dengan cara memastikan kurasi terbaik termasuk transparansi biaya dan pelayanan yang lebih baik dan cepat untuk nasabah.
“Prudential Indonesia akan terus mendukung dan berkolaborasi dengan pemerintah maupun pemangku kepentingan lainnya untuk menghadirkan inovasi perlindungan kesehatan, sehingga semakin banyak masyarakat Indonesia yang dapat menikmati layanan kesehatan berkualitas dan profesional. Kami akan terus memperkuat komitmen menghadirkan inovasi layanan berkualitas dengan terus mendengarkan, memahami dan mewujudkan perlindungan berkelanjutan untuk setiap kehidupan, untuk masa depan” pungkasnya.
Sebagai informasi, hingga saat ini, program PRUPriority Hospitals telah menjalin kemitraan strategis dengan 346 Rumah Sakit yang tersebar di 107 kota/kabupaten di seluruh Indonesia, 61 rumah sakit di luar negeri. Dengan tambahan dukungan dari rumah sakit vertikal milik Kementerian Kesehatan yang tersebar di 22 kota di Indonesia, Dian meyakini bahwa peningkatan layanan khususnya di bidang kesehatan kepada para nasabah akan menjadi lebih merata. (J-3)
Case fatality rate (CFR) atau jumlah angka kematian karena demam berdarah dengue (DBD) menurun signifikan dari 2021 di kisaran 0,9%, menjadi 0,4% pada 2025.
Istilah super flu saat ini sedang ramai diperbincangkan seiring meningkatnya kasus influenza.
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menjelaskan, teknologi genomik memungkinkan pemeriksaan kesehatan menjadi lebih personal.
Spesialis dermatologi dr. Riva Ambardina Pradita menekankan pentingnya hidrasi dan penggunaan pelembap untuk menjaga kelembapan kulit selama puasa Ramadan.
Kemenkes menegaskan rumah sakit tidak boleh menolak pasien peserta PBI dengan status JKN nonaktif sementara hingga tiga bulan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menegaskan penyelesaian masalah BPJS dapat dilakukan tanpa menunggu Perpres.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved