Headline

Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.

Ketika Warisan Merek Berpadu dengan Strategi Digital untuk Menjaga Daya Saing

Mirza Andreas
31/1/2026 02:35
Ketika Warisan Merek Berpadu dengan Strategi Digital untuk Menjaga Daya Saing
Semar Nusantara meraih Fashion Seller of The Year pada ajang Tokopedia & TikTok Shop Awards 2025–2026, sekaligus memperoleh Brand Choice Platinum Award, yang diberikan kepada merek pilihan utama konsumen digital selama lima tahun berturut-turut.(Dok. Semar Nusantara)

DI tengah pergeseran perilaku belanja konsumen ke kanal digital, tidak semua brand mapan mampu beradaptasi tanpa kehilangan relevansi. Namun, pengalaman Semar Nusantara menunjukkan bahwa usia panjang justru bisa menjadi modal untuk bertumbuh, jika dibarengi strategi digital yang konsisten dan terukur.

Brand perhiasan yang berdiri sejak 1969 ini mencatatkan pengakuan ganda di awal 2026. Semar Nusantara meraih Fashion Seller of The Year pada ajang Tokopedia & TikTok Shop Awards 2025–2026, sekaligus memperoleh Brand Choice Platinum Award, yang diberikan kepada merek pilihan utama konsumen digital selama lima tahun berturut-turut. 

Dua capaian ini menjadi sinyal kuat bahwa transformasi digital bukan sekadar pelengkap, melainkan penggerak utama keberlanjutan bisnis.

Penghargaan Fashion Seller of The Year diberikan berdasarkan sejumlah indikator kinerja digital, mulai dari konsistensi penjualan, efektivitas strategi pemasaran online, kualitas konten, hingga kemampuan membangun kepercayaan konsumen di platform e-commerce dan social commerce. Sementara itu, Brand Choice Platinum Award menitikberatkan pada kekuatan persepsi merek di ranah digital, termasuk tingkat kesadaran, preferensi konsumen, serta ulasan dan penilaian selama periode panjang.

Dalam konteks industri perhiasan yang kerap diasosiasikan dengan transaksi konvensional dan kehadiran fisik, capaian tersebut mencerminkan pergeseran strategi yang signifikan. Semar Nusantara tidak hanya memindahkan etalase ke kanal digital, tetapi juga membangun pengalaman belanja yang relevan dengan karakter konsumen daring.

Direktur Marketing Semar Nusantara, Alpin Gotama, menyebut konsistensi sebagai kunci utama. Menurutnya, transformasi digital yang dijalankan perusahaan berfokus pada keberlanjutan hubungan dengan konsumen, bukan semata-mata mengejar lonjakan penjualan jangka pendek.

"Kami menjaga legacy yang telah dibangun sejak 1969, tetapi di saat yang sama terus beradaptasi dengan kebutuhan konsumen masa kini. Fokus kami bukan hanya menjual perhiasan, melainkan menghadirkan pengalaman belanja yang transparan, aman, dan relevan, baik di kanal offline maupun online," ujar Alpin.

Strategi tersebut diwujudkan melalui penguatan konten visual, pemanfaatan fitur live shopping selama 24 jam, serta pendekatan komunikasi yang lebih interaktif. Model ini memungkinkan konsumen melihat produk secara detail, berinteraksi langsung, dan memperoleh rasa aman sebelum bertransaksi, faktor krusial dalam pembelian produk bernilai tinggi seperti perhiasan.

Dari sisi produk, inovasi juga menjadi penopang adaptasi digital. Salah satu yang menonjol adalah aeratec, teknologi perhiasan emas ringan yang dirancang untuk menjawab kebutuhan konsumen modern akan kenyamanan tanpa mengorbankan estetika dan kualitas. Inovasi semacam ini memudahkan brand menyampaikan proposisi nilai yang jelas di kanal digital, sekaligus membedakan diri di tengah kompetisi yang semakin padat.

Capaian Semar Nusantara memperlihatkan bahwa digitalisasi bukan hanya domain brand baru atau pemain native digital. Bagi brand legendaris, transformasi justru menjadi sarana untuk memperpanjang relevansi dan memperluas basis konsumen lintas generasi. Dengan strategi yang adaptif, digital dapat menjadi jembatan antara kepercayaan yang dibangun puluhan tahun dengan ekspektasi konsumen masa kini.

Ke depan, tantangan tidak hanya terletak pada adopsi teknologi, tetapi pada konsistensi menjaga nilai merek di tengah dinamika platform digital yang cepat berubah. Dalam konteks ini, pengalaman Semar Nusantara menjadi contoh bagaimana warisan bisnis dapat berpadu dengan inovasi untuk bertahan, dan bahkan unggul, di era digital. (E-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Mirza
Berita Lainnya