Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
KESADARAN masyarakat urban akan pentingnya kesehatan dan perawatan diri memicu pergeseran tren pada produk-produk kesehatan tradisional. Salah satunya adalah minyak aromaterapi lokal yang kini mulai bertransformasi menjadi produk gaya hidup modern yang praktis dan diminati oleh berbagai kalangan, termasuk para figur publik.
Fenomena ini terlihat dari brand aromaterapi lokal seperti Bavva, yang mencoba mendobrak persepsi kaku terhadap minyak tradisional. Dengan pendekatan visual minimalis dan formulasi aroma yang lebih bersih, produk ini mulai menyasar segmen masyarakat dengan mobilitas tinggi yang membutuhkan relaksasi instan di tengah kesibukan.
Perubahan karakter aroma menjadi lebih menenangkan dan ringan menjadi kunci utama mengapa produk aromaterapi lokal kembali dilirik. Hal ini merupakan upaya untuk menyesuaikan manfaat kesehatan tradisional dengan preferensi estetika generasi muda dan masyarakat perkotaan.
"Kami ingin mengubah persepsi masyarakat terhadap minyak aromaterapi tradisional menjadi sesuatu yang lebih ringan, modern, dan relevan untuk digunakan setiap hari," ujar Head of Marketing Bavva, Komang Winda dalam keterangannya, Selasa (20/1/2026).
Di tengah padatnya aktivitas, penggunaan aromaterapi kini tidak lagi terbatas pada saat sakit, melainkan telah bergeser menjadi rutinitas harian. Produk ini dirancang untuk menyatu dengan aktivitas aktif, mulai dari pendamping setelah berolahraga hingga sarana relaksasi singkat di sela-sela jam kerja.
Kombinasi antara formulasi berbahan alami yang memberikan sensasi hangat lembut dengan harga yang tetap terjangkau menjadi daya tarik tersendiri bagi konsumen yang menginginkan pengalaman premium tanpa harus merogoh kocek terlalu dalam. (H-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved