Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
Banyak orang bertanya, Lameila apakah sudah BPOM? Produk kosmetik dan skincare Lameila asal Tiongkok ini populer karena harganya yang murah. Namun, sebelum memakainya, penting untuk tahu apakah produk ini aman dan sudah terdaftar di Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Artikel ini akan menjelaskan status BPOM Lameila, fakta keamanan, dan informasi uji klinisnya dengan bahasa sederhana dan mudah dipahami.
Lameila adalah merek kosmetik dan skincare dari Tiongkok yang menawarkan produk seperti lipstik, sunscreen, bedak, eyeshadow, dan lainnya. Harganya sangat terjangkau, bahkan sering kali lebih murah dari merek lokal. Misalnya, paket kosmetik lengkap Lameila bisa dibeli dengan harga di bawah Rp100.000. Karena harganya yang murah dan klaim manfaat seperti mencerahkan kulit atau melindungi dari sinar UV, banyak remaja dan dewasa tertarik. Tapi, Lameila apakah sudah BPOM? Yuk, kita cari tahu!
Berdasarkan pengecekan di situs resmi BPOM (cekbpom.pom.go.id) per September 2025, sebagian besar produk Lameila belum terdaftar di BPOM. Artinya, produk-produk ini belum melalui pengujian resmi oleh BPOM untuk memastikan keamanannya di Indonesia. Beberapa sumber menyebutkan bahwa produk tertentu seperti Lameila Veze Nicotinamide Hydrating Eye Cream (NA11230100170) dan Veze Sunscreen SPF50 terdaftar, tetapi ini hanya sebagian kecil dari ratusan produk Lameila yang beredar.
Pada Oktober 2024, BPOM menyita produk Lameila karena mengandung bahan berbahaya seperti pewarna Merah K-3 dan Merah K-10, yang bersifat karsinogenik (dapat memicu kanker) dan menyebabkan iritasi kulit. Produk ini dijual secara ilegal melalui toko online seperti Shopee dan Tokopedia, tanpa izin edar resmi. Jadi, jika Anda mencari jawaban Lameila apakah sudah BPOM, jawabannya adalah sebagian besar produknya belum terdaftar dan perlu diwaspadai.
Sayangnya, informasi tentang uji klinis produk Lameila sangat terbatas. Tidak ada data resmi dari produsen atau lembaga independen yang menunjukkan bahwa produk Lameila telah melalui pengujian klinis menyeluruh untuk membuktikan keamanan dan efektivitasnya. Berikut beberapa fakta penting:
Karena kurangnya data uji klinis dan registrasi BPOM, pengguna disarankan untuk berhati-hati. Produk yang belum terdaftar BPOM berisiko mengandung bahan berbahaya yang belum diuji.
Untuk memastikan apakah produk Lameila yang Anda beli aman, ikuti langkah-langkah ini:
Jika Anda masih ragu, pertimbangkan merek lokal seperti Emina atau Wardah yang sudah terdaftar BPOM dan memiliki sertifikasi halal.
Menggunakan kosmetik yang belum terdaftar BPOM, seperti sebagian besar produk Lameila, bisa berisiko. Berikut beberapa dampak yang mungkin terjadi:
Jika Anda khawatir dengan status Lameila apakah sudah BPOM, ada banyak merek lokal yang sudah terdaftar BPOM dan halal, seperti:
Merek-merek ini telah melalui pengujian keamanan dan cocok untuk berbagai jenis kulit.
Lameila apakah sudah BPOM? Hingga September 2025, sebagian besar produk Lameila belum terdaftar di BPOM, dan beberapa di antaranya disita karena mengandung bahan berbahaya seperti pewarna karsinogenik. Tidak ada data uji klinis resmi yang mendukung klaim manfaat Lameila, dan produk ini juga belum bersertifikat halal MUI. Untuk keamanan kulit dan kepastian halal, sebaiknya pilih produk yang sudah terdaftar BPOM dan memiliki sertifikasi halal. Selalu cek keaslian produk di situs resmi BPOM dan lakukan patch test sebelum penggunaan. Jangan tergiur harga murah tanpa memastikan keamanan!
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved