Headline

BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.

Dugaan Bom Penyebab Insiden Metrojet Menguat

AFP/AP/Aya/I-1
11/11/2015 00:00
Dugaan Bom Penyebab Insiden Metrojet Menguat
(AFP PHOTO / HO / SELIMAN AL-OTEIFI / EGYPTIAN PRIME MINISTER'S OFFICE)
BERSAMAAN dengan evakuasi ribuan turis dari Resor Sharm el-Sheikh di Mesir, Rusia, kemarin, untuk pertama kalinya diumumkan soal kemungkinan keterkaitan terorisme dalam insiden jatuhnya pesawat Metrojet. "Ada kemungkinan aksi teror yang menyebabkan insiden itu," kata Perdana Menteri Rusia Dmitry Medvedev. Sebelum itu, Inggris dan Amerika Serikat (AS) yang terlibat penyelidikan internasional telah lebih dahulu mengutarakan dugaan itu. Israel pun, yang memiliki hubungan kuat intelijen dengan Semenanjung Sinai, meyakini dugaan yang sama. "Sangat mungkin itu disebabkan serangan," ujar Menteri Pertahanan Israel Moshe Yaalon.

Sejauh ini, hanya tim investigasi Mesir yang menyangkal kemungkinan tersebut karena belum ditemukan bukti bom di pesawat Airbus A-321 itu meskipun Islamic State mengklaim melakukannya. Menteri Luar Negeri Mesir Sameh Shoukry menyebut hipotesis itu terlalu dini. Media Mesir pun mengecam dugaan bom itu karena menilai ada konspirasi Barat hendak menjatuhkan Mesir. Kepala perusahaan Airbus, Fabrice Bregier, belum mengonfirmasi dugaan bom, tapi dari hasil penyelidikan sejauh ini, dia menyatakan memang tidak ditemukan kesalahan teknis. "Namun, kita harus menunggu kesimpulan resmi investigasi," tutur Bregier.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya