MAKAM kuno, berusia sekitar dua abad, ditemukan di bawah jalan di jantung Universitas New York, Amerika Serikat. Situs purbakala yang ditemukan pekerja saluran air itu diduga kuat sebagai bagian dari permakaman gereja Presbyterian. Dari pengamatan awal, terlihat makam berukuran 4x5 meter dengan tulang belulang dari sekitar sembilan hingga 12 orang. Terdapat pula puluhan peti mati kayu yang ditumpuk.
"Anda tidak akan pernah tahu apa yang dapat ditemukan di bawah jalanan kota," ujar Alyssa Loorya, investigator proyek, seperti dilansir Associated Press, kemarin. Antropolog dan arkeolog akan menaruh serangkaian lampu di area makam, dan juga menggunakan kamera digital untuk mengambil gambar pelat di peti mati, dengan harapan jasadnya dapat teridentifikasi. Karena Kepolisian New York akan membiarkan makam itu tidak terganggu apa pun, proyek saluran air dipindahkan ke rute lain.