Headline
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Kumpulan Berita DPR RI
Saudi Aramco tetap mengukuhkan posisinya sebagai pemimpin energi global melalui jaringan kilang minyak yang paling kompleks dan efisien di dunia. Pada tahun 2026, perusahaan ini tidak hanya fokus pada volume produksi, tetapi juga pada transformasi teknologi penyulingan yang lebih bersih dan terintegrasi dengan industri petrokimia.
Operasi downstream Aramco mencakup kilang yang dimiliki sepenuhnya maupun perusahaan patungan (Joint Venture). Berikut adalah rincian kilang utamanya:
| Nama Kilang | Lokasi | Kapasitas (BPD) | Fokus Produk |
|---|---|---|---|
| Ras Tanura | Teluk Arab | 550.000 | BBM Domestik & Ekspor |
| Jazan | Barat Daya Saudi | 400.000 | Integrasi Gasifikasi |
| YASREF | Yanbu (Laut Merah) | 400.000 | Diesel & Gasoline Ultra-Low Sulfur |
| SATORP | Jubail | 460.000 | Petrokimia & Avtur |
Salah satu pilar utama Vision 2030 adalah mengurangi ketergantungan pada penjualan minyak mentah langsung. Saudi Aramco menginvestasikan miliaran Mata Uang Rupiah (setara USD) untuk mengembangkan teknologi LTC. Teknologi ini memungkinkan kilang untuk memproses minyak mentah menjadi produk kimia dasar seperti etilena dan propilena dengan efisiensi hingga 70%, jauh lebih tinggi dibandingkan metode konvensional yang hanya sekitar 10-20%.
Meskipun menghadapi tantangan geopolitik di kawasan Teluk, Aramco telah mendiversifikasi jalur ekspornya melalui sistem pipa lintas semenanjung ke terminal di Laut Merah, guna memastikan pasokan global tetap stabil meski terjadi gangguan di Selat Hormuz.
Aramco memperluas jangkauan operasionalnya ke Asia melalui kemitraan strategis. Di Tiongkok, kompleks Huajin Aramco Petrochemical Company (HAPCO) telah mulai beroperasi pada 2026. Fasilitas ini mencakup kilang berkapasitas 300.000 bpd dan unit *cracker* etilena, yang memberikan kepastian pasar jangka panjang bagi minyak mentah Arab Saudi di pasar Tiongkok yang kompetitif.
Kilang Saudi Aramco di tahun 2026 bukan lagi sekadar pabrik pengolahan bahan bakar, melainkan pusat inovasi petrokimia global. Dengan mengintegrasikan teknologi digital dan fokus pada hilirisasi, Aramco memastikan bahwa setiap tetes minyak mentah memberikan nilai tambah maksimal bagi ekonomi Kerajaan dan stabilitas energi dunia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved