Headline
DPR minta agar dana tanggap darurat bencana tidak dihambat birokrasi berbelit.
DPR minta agar dana tanggap darurat bencana tidak dihambat birokrasi berbelit.
Kumpulan Berita DPR RI
OTORITAS Israel melalui Badan Koordinasi Kegiatan Pemerintah di Wilayah (COGAT) kembali memberlakukan kebijakan diskriminatif dengan membatasi jumlah jemaah Palestina di Masjid Al Aqsa maksimal 10.000 orang. Kebijakan ini diterapkan menjelang bulan suci Ramadan di tengah pengawasan ketat akses warga Tepi Barat ke Jerusalem Timur.
Dalam pengumuman resmi pada Rabu (18/2), COGAT menyatakan bahwa warga Palestina yang hendak melaksanakan ibadah di Masjid Al Aqsa wajib mengantongi izin harian khusus. Aturan ini berlaku ketat, terutama bagi mereka yang ingin menunaikan ibadah salat Jumat di kompleks tersebut.
Selain pembatasan jumlah total, Israel juga menetapkan kriteria usia bagi warga Palestina yang diperbolehkan masuk ke Jerusalem Timur. Berdasarkan aturan tersebut, akses hanya diberikan kepada:
Kebijakan ini memicu kekhawatiran akan terjadinya ketegangan baru, mengingat Masjid Al Aqsa merupakan pusat spiritual bagi umat Muslim dunia, khususnya warga Palestina, selama bulan suci Ramadan.
Israel secara konsisten menggunakan alasan keamanan untuk membatasi akses warga Palestina ke tempat suci tersebut. Pada tahun-tahun sebelumnya, ratusan ribu warga dari Tepi Barat biasanya melakukan perjalanan religius ke Jerusalem untuk mengisi malam-malam Ramadan di Al Aqsa.
Namun, sejak agresi militer dimulai pada Oktober 2023, kontrol di pos-pos pemeriksaan menuju Jerusalem diperketat secara signifikan. Militer Israel membatasi pergerakan warga Tepi Barat secara sistematis, yang berdampak pada berkurangnya jumlah jemaah yang bisa mencapai kompleks Masjid Al Aqsa secara drastis.
Hingga saat ini, organisasi hak asasi manusia internasional terus menyoroti pembatasan kebebasan beragama yang dilakukan otoritas Israel terhadap warga Palestina di wilayah pendudukan tersebut. (Middle East Monitor/I-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved