Headline

Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.

Foto dan Video Pulau Pribadi Jeffrey Epstein Dirilis, Ungkap Isi Lokasi Eksklusif

Thalatie K Yani
04/12/2025 06:00
Foto dan Video Pulau Pribadi Jeffrey Epstein Dirilis, Ungkap Isi Lokasi Eksklusif
House Democrats merilis foto dan video dari pulau pribadi Jeffrey Epstein, menghadirkan gambaran langka lokasi yang diduga menjadi tempat perdagangan dan pelecehan seksual.(House Democrats )

PARTAI Demokrat di Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat merilis sejumlah foto dan video dari pulau pribadi Jeffrey Epstein di Karibia. Foto dan video itu memberikan gambaran langka mengenai tempat yang diduga menjadi lokasi Epstein melakukan perdagangan dan eksploitasi terhadap anak perempuan.

Materi visual tersebut memperlihatkan berbagai sudut kediaman Epstein, termasuk beberapa kamar tidur, sebuah telepon, ruangan yang tampak seperti kantor atau perpustakaan, serta papan tulis yang bertuliskan kata-kata “fin”, “intellectual”, “deception”, dan “power”. Beberapa foto menunjukkan sebuah ruangan berisi kursi dokter gigi dengan sejumlah topeng tergantung di dinding. Menurut laporan The New York Times, kekasih terakhir Epstein adalah seorang dokter gigi yang berbagi kantor dengan salah satu perusahaan cangkang milik Epstein. Rekaman video yang dirilis tampak merupakan dokumentasi penelusuran ruangan di properti tersebut.

Foto dan video itu berasal dari otoritas penegak hukum di Kepulauan Virgin AS dan diambil pada 2020. Setahun setelah Epstein meninggal karena bunuh diri di dalam penjara.

Epstein memiliki dua pulau di wilayah tersebut, termasuk Little St. James. Sejumlah warga setempat menyebut kepada The New York Times bahwa mereka menjuluki pulau itu sebagai “pulau pedofil”. Pada 2022, jaksa agung Kepulauan Virgin AS mencapai penyelesaian senilai lebih dari US$100 juta dengan pihak pengelola harta Epstein, setelah adanya tuduhan bahwa “puluhan perempuan muda dan anak-anak diperdagangkan, diperkosa, diserang secara seksual, dan disekap di pulau terpencil milik Epstein, Little St. James.”

Tidak Ada Bukti Baru

Walau foto dan video yang dirilis kali ini tidak memunculkan temuan baru. Langkah itu dipandang sebagai upaya Kongres untuk terus memberikan tekanan pada pemerintahan Trump menjelang batas waktu 19 Desember, ketika Departemen Kehakiman diwajibkan merilis sejumlah berkas terkait kasus tersebut. Pada hari yang sama, kelompok bipartisan anggota Kongres juga meminta Jaksa Agung AS, Pam Bondi, untuk memberikan pembaruan status penyelidikan.

“Foto-foto baru ini adalah gambaran yang mengganggu tentang dunia Jeffrey Epstein dan pulaunya. Kami merilis foto serta video ini untuk memastikan transparansi publik dalam penyelidikan kami dan membantu menyusun gambaran utuh dari kejahatan mengerikan Epstein. Kami tidak akan berhenti berjuang sampai kami menegakkan keadilan bagi para penyintas,” kata Robert Garcia, anggota senior Komite Pengawasan DPR AS, dalam pernyataannya.

Garcia juga menyampaikan panel telah menerima sejumlah dokumen dari JP Morgan dan Deutsche Bank, yang akan dirilis dalam beberapa hari mendatang. (The Guardian/Z-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Thalatie Yani
Berita Lainnya