Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
AIRBUS mengonfirmasi hingga 628 pesawat A320 di seluruh dunia berpotensi harus menjalani inspeksi akibat temuan masalah kualitas pada panel logam. Meski demikian, produsen pesawat asal Eropa itu menegaskan angka tersebut merupakan jumlah maksimum pesawat yang mungkin terdampak, bukan keseluruhan yang benar-benar bermasalah.
Dalam pernyataan kepada AFP, Airbus menyebut jumlah pesawat yang masuk daftar pemeriksaan akan terus berkurang seiring berlangsungnya inspeksi. “Jumlah pesawat yang perlu diperiksa menurun setiap hari seiring identifikasi unit yang membutuhkan tindakan khusus,” demikian pernyataan perusahaan.
Airbus pertama kali mengungkapkan adanya “masalah kualitas dari pemasok” pada Senin lalu, namun menegaskan masalah tersebut telah “terkendali” dan hanya memengaruhi “sejumlah terbatas panel logam A320”. Informasi itu memicu penurunan harga saham Airbus setelah laporan bahwa pengiriman pesawat tertentu tertunda akibat temuan tersebut.
Masalah terbaru ini muncul hanya beberapa hari setelah insiden terpisah yang membuat lebih dari 6.000 pesawat Airbus A320 tidak diperbolehkan terbang hingga pembaruan software dilakukan. Pembaruan darurat itu diperlukan setelah ditemukan bahwa radiasi matahari intens dapat mengganggu komputer kendali penerbangan, yang sebelumnya menyebabkan sebuah pesawat rute AS-Meksiko tiba-tiba kehilangan ketinggian dan melukai 15 orang.
Airbus mengatakan inspeksi panel logam dilakukan sebagai langkah konservatif untuk memastikan keselamatan. “Sumber masalah telah diidentifikasi, dikendalikan, dan semua panel yang baru diproduksi telah sesuai dengan standar,” kata juru bicara Airbus kepada BBC. “Hanya melalui inspeksi dapat diketahui apakah pesawat memerlukan tindakan lebih lanjut.”
Menurut AFP, sekitar 600 A320 yang digunakan berbagai maskapai besar mungkin terdampak. BBC telah menghubungi beberapa maskapai pengguna A320, termasuk British Airways, American Airlines, Korean Air, Lufthansa, dan Delta, untuk meminta komentar.
Model A320 merupakan salah satu pesawat terlaris di dunia. Model ini diproduksi sejak 1988 dengan total 12.257 unit terjual hingga akhir September, sedikit melampaui penjualan Boeing 737.
Sementara itu, industri penerbangan masih menghadapi dampak dari pembaruan software besar-besaran yang menyebabkan gangguan penerbangan global pada akhir November, terutama di Amerika Serikat pada masa libur Thanksgiving. Dalam lima hari terakhir, saham Airbus tercatat turun lebih dari 6,5%. (AFP/BBC/Z-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved