Headline

Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.

Ratusan Demonstran Gelar Aksi Protes Trump di Depan Gedung Putih

Ferdian Ananda Majni
16/11/2025 15:54
Ratusan Demonstran Gelar Aksi Protes Trump di Depan Gedung Putih
Presiden Amerika Serikat Donald Trump berangkat dari Malaysia menuju Jepang Senin (27/10/2025) setelah menghadiri KTT ASEAN ke-47.(Dok. Bernama)

RATUSAN demonstran berkumpul di depan Gedung Putih, Washington DC, pada Sabtu (15/11), memprotes kebijakan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. Dalam aksi tersebut, para peserta memasang pita kuning bertuliskan Crime Scene Do Not Cross sebagai simbol perimeter tempat kejadian perkara di sekitar Gedung Putih.

Para pengunjuk rasa menuntut Trump mundur dari kursi kepresidenan dan membawa papan protes dengan berbagai tulisan, seperti Trump pergi sekarang, Rakyat menuntut rezim Trump runtuh, dan Trump Rezim Fasis.

Petugas kepolisian dan Secret Service tampak mengawal jalannya demonstrasi. Polisi bersepeda mengikuti pergerakan demonstran sambil menempatkan diri di tengah massa maupun di sekitar pagar kompleks Gedung Putih untuk memastikan aksi tetap terkendali.

Mengutip Diario AS, aksi ini digalang sejumlah kelompok, termasuk koalisi @RemovetheRegime dan TrumpMustGo.org, yang menyebut Trump sebagai presiden terburuk dalam sejarah AS.

“Gerakan ini tanpa kekerasan, penuh tekad dan pantang menyerah. Kekuatan dan kekuasaan kami terletak pada jutaan orang yang berkumpul di Washington DC untuk menghentikan fasisme,” demikian bunyi salah satu poin petunjuk gerakan tersebut.

Aksi Protes Berlanjut pada 17 dan 24 November

Massa menyebut aksi pada Sabtu itu sebagai yang pertama dari rangkaian demonstrasi yang dijadwalkan berlangsung pada 17 dan 24 November mendatang.

“Kami berada di sini sebagai Patriot Amerika bahwa Trump harus pergi sekarang! Dan kami meminta seluruh rakyat Amerika dari seluruh penjuru negeri untuk bergabung dengan kami. Kami ada di sini Sabtu ini, Senin [nanti], dan Senin berikutnya, dan setelahnya,” kata salah seorang demonstran dikutip CNN, Minggu (16/11).

“Inilah saatnya bagi siapapun yang meyakini bahwa Trump harus pergi, apapun yang membuat kalian marah padanya, apapun persoalan yang kalian angkat, turunlah ke jalan di ibu kota negara ini,” pungkasnya. (Fer/I-1)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Irvan Sihombing
Berita Lainnya