Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

PM Inggris Keir Starmer Mau Dikudeta, Downing Street Siaga

Dhika Kusuma Winata
14/11/2025 11:47
PM Inggris Keir Starmer Mau Dikudeta, Downing Street Siaga
Ilustrasi(Dok Ist)

PERDANA Menteri Inggris Keir Starmer tengah diterpa kabar tak sedap. Sejumlah anggota parlemen Partai Buruh disebut-sebut mulai menyiapkan langkah untuk melengserkannya, terutama setelah kegaduhan seputar anggaran negara.

Di tengah situasi itu, lingkar dalam Downing Street dikabarkan mengaktifkan operasi perlindungan demi menjaga posisi sang PM dari para rival yang disebut termasuk Wes Streeting.

Tanda-tanda pergeseran dukungan dan gesekan antarfaksi semakin mencolok. Beberapa sumber internal menggambarkan suasana di pemerintahan sebagai kondisi bunker penuh yang menandakan kekhawatiran terhadap kepemimpinan Starmer bisa meletup sewaktu-waktu.

Menurut laporan The Guardian, ketegangan di kubu Partai Buruh semakin menebal dalam beberapa pekan terakhir. Faksi yang pro dan kontra mulai menempatkan diri menjelang pembacaan anggaran dan pemilu daerah serta devolusi pada Mei tahun depan. Dua agenda itu menjadi momentum yang diperkirakan dapat menjadi pemicu pertarungan kursi pemimpin.

Pejabat yang dekat dengan Starmer mengakui hubungan antarmenteri kini merenggang. Beberapa sumber menggambarkan kabinet bak regu tembak yang saling mengincar. Sementara itu, tim internal Starmer turut dituding menyerang anggota kabinet yang selama ini paling setia.

Laporan BBC menyebut briefing internal justru mengarah pada tokoh-tokoh yang selama ini dianggap sekutu, seperti Menteri Kesehatan Wes Streeting, Menteri Dalam Negeri Shabana Mahmood, dan Menteri Energi Ed Miliband. Sebagian anggota parlemen Buruh menilai pola ini sebagai strategi mengadang Streeting yang dianggap sedang melakukan manuver.

Seorang pejabat pemerintah mengakui perseteruan internal semacam ini tak akan membantu pemerintah keluar dari situasi sulit.

Streeting, yang dipandang sebagai bintang naik daun, disebut menjadi duri di sisi Starmer setelah ia beberapa kali menyoal kebijakan pemerintah terkait kesejahteraan, identitas digital, hingga sikap London terhadap Gaza.

Dia juga pernah terang-terangan mengkritik pidato Starmer soal pulau orang asing dan keputusan memotong bantuan pemanas musim dingin. Akibatnya, di tubuh pemerintah muncul kesan arah kepemimpinan mulai kabur. 

“Sampai pemerintah benar-benar menunjukkan perubahan nyata, publik tak akan merasa ada perkembangan positif,” ujar seorang sumber Partai Buruh.

Kekhawatiran terbesar kini mengarah pada pembacaan anggaran negara. Sekutu Starmer takut respons buruk terhadap anggaran bisa memicu para anggota parlemen untuk bergerak cepat menggoyang posisinya. (H-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya