Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
PARA ilmuwan di Norwegia berhasil merekam momen luar biasa, kelahiran seekor bayi paus orca (Orcinus orca) di alam liar. Momen langka ini terjadi di perairan Skjervøy, kawasan Lingkar Arktik, dan menjadi dokumentasi pertama yang berhasil menangkap detik-detik kelahiran orca di habitat aslinya.
Kejadian itu berlangsung saat tim dari Orca Channel, perusahaan wisata laut yang juga melakukan pengumpulan data mamalia laut di perairan Norwegia, tengah mengamati sekelompok orca. Tiba-tiba, air di sekitar kapal berubah menjadi merah darah.
"Kami sedang tenang mengamati mereka mencari makan, tiba-tiba saja air di dekat kapal dipenuhi darah," tulis Krisztina Balotay, fotografer dan videografer Orca Channel, dalam unggahan Facebook pada 2 November.
"Awalnya saya tidak tahu apa yang terjadi. Beberapa detik kemudian, saya melihat kepala kecil muncul ke permukaan. Ternyata seekor betina melahirkan tepat di samping kapal kami," lanjutnya.
Sesaat setelah kelahiran, kelompok orca lainnya membentuk lingkaran pelindung di sekitar induk dan anaknya. Sebagian besar terdiri dari betina dan orca muda, mereka tampak sangat aktif mendorong bayi ke permukaan air.
"Kami melihat mereka mengangkat anak paus di punggung dan menahannya agar bisa bernapas," tulis Balotay. "Awalnya saya khawatir apakah anak itu masih hidup."
Tim dari Norwegian Orca Survey segera menerbangkan drone untuk mengamati lebih dekat dan meminta lima kapal wisata lain menjauh agar tidak mengganggu kawanan tersebut. Rekaman drone menunjukkan bayi orca sempat kesulitan mengapung selama 15 menit pertama, namun akhirnya dapat bernapas dan bergerak normal.
Induk paus diidentifikasi sebagai NKW-591, betina yang pertama kali dicatat pada 2013. Ia diketahui telah beberapa kali melahirkan, menandakan bahwa ia merupakan induk berpengalaman.
Sirip punggung anak paus tampak masih bengkok, hal yang normal bagi bayi orca yang baru lahir. “Sungguh luar biasa menyaksikan hal seperti ini langsung di alam liar,” tulis Balotay.
Norwegian Orca Survey menyebut ini sebagai dokumentasi pertama di dunia mengenai kelahiran orca di laut lepas beserta jam-jam awal kehidupannya. Tim peneliti terus memantau kelompok tersebut hingga malam tiba dari jarak lebih dari 300 meter demi menjaga ketenangan paus.
“Kami juga memastikan tidak ada kapal tambahan yang mendekat,” tulis lembaga itu. Mereka berharap dapat kembali menemukan kelompok orca ini dalam beberapa minggu mendatang untuk melanjutkan penelitian tentang tingkat kelangsungan hidup anak paus.
“Pendokumentasian kelangsungan hidup anak paus merupakan salah satu tujuan utama riset jangka panjang kami,” tambah mereka. (Live Science/Z-2)
Peneliti menemukan bukti pertama paus pembunuh (Orca) dan lumba-lumba bekerja sama berburu salmon di lepas pantai Pulau Vancouver.
Untuk pertama kalinya, ilmuwan di Meksiko merekam perilaku paus orca yang berburu hiu putih muda dan memakan hati mereka yang kaya energi.
Sejumlah kapal di lepas pantai Spanyol rusak setelah ditabrak Orca Iberia, subpopulasi paus pembunuh yang terancam punah.
PEMAHAMAN ekologi cetacea (mamalia laut) sangat penting untuk upaya konservasi dan pengelolaan. Pada 2018, wilayah Kaimana diidentifikasi sebagai habitat penting mamalia laut (IMMA).
Dua paus pembunuh di Marineland Antibes, Prancis, terancam nasibnya setelah kebun binatang tersebut ditutup pada 5 Januari akibat undang-undang kesejahteraan hewan yang baru.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved