Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PESAWAT kargo milik United Parcel Service (UPS) Flight 2976 jatuh tak lama setelah lepas landas dari Bandara Internasional Louisville, Kentucky, pada Selasa (4/11) waktu setempat. Pesawat tersebut membawa tiga awak di dalamnya.
Rekaman video yang beredar di media sosial menunjukkan pesawat tampak kesulitan mengudara, dengan salah satu mesinnya terbakar sebelum akhirnya meledak menjadi bola api di ujung landasan pacu.
Federal Aviation Administration (FAA) dalam pernyataannya mengonfirmasi pesawat tersebut merupakan McDonnell Douglas MD-11. Pesawat itu sedang menuju Honolulu, Hawaii.
Kepolisian Louisville Metro Police Department (LMPD) menyebut pihaknya bersama sejumlah lembaga lain telah merespons laporan kecelakaan tersebut. “Telah dilaporkan adanya korban luka di lokasi,” tulis LMPD melalui platform X (dulu Twitter).
Dalam pernyataan terpisah, UPS mengonfirmasi telah menerima pemberitahuan mengenai kecelakaan yang melibatkan salah satu pesawatnya. “Kami sedang bekerja sama dengan otoritas terkait dan akan memberikan informasi tambahan setelah tersedia,” kata perwakilan UPS.
FAA menambahkan bahwa Dewan Keselamatan Transportasi Nasional (NTSB) akan memimpin penyelidikan untuk menentukan penyebab kecelakaan tersebut. Hingga berita ini ditulis, Boeing Co., yang mengakuisisi McDonnell Douglas pada 1997, belum memberikan komentar resmi.
Data dari situs pelacakan penerbangan FlightRadar24 menunjukkan pesawat berusia 34 tahun itu sempat mencapai kecepatan lepas landas dan ketinggian sekitar 175 kaki (53 meter) sebelum jatuh ke tanah.
Kecelakaan ini menyebabkan penutupan sementara sebagian area di sekitar bandara. Petugas pemadam kebakaran dan tim penyelamat segera dikerahkan ke lokasi untuk memadamkan api dan melakukan evakuasi.
Belum ada konfirmasi resmi terkait kondisi ketiga awak pesawat, namun laporan awal dari aparat menyebut adanya korban di tempat kejadian. FAA menegaskan bahwa informasi lebih lanjut akan diumumkan setelah tim penyelidik menyelesaikan proses identifikasi dan pemeriksaan lokasi.
Insiden ini menjadi perhatian besar bagi dunia penerbangan kargo, mengingat pesawat MD-11 dikenal memiliki sejarah kecelakaan yang melibatkan masalah keseimbangan dan kontrol saat lepas landas maupun pendaratan. (Bloomberg/Z-2)
Sedikitnya 12 orang tewas setelah pesawat kargo UPS jatuh di Louisville, Kentucky. NTSB dan FBI menyelidiki penyebab kecelakaan.
Gubernur Kentucky Andy Beshear mengonfirmasi 11 orang tewas dalam kecelakaan pesawat kargo UPS di Louisville. Pencarian korban beralih dari tahap penyelamatan ke pemulihan.
Ratusan petugas pemadam berhasil mengendalikan kebakaran akibat jatuhnya pesawat UPS di Louisville. NTSB akan tiba Rabu pagi untuk menyelidiki penyebab kecelakaan.
Gubernur Kentucky Andy Beshear mengonfirmasi sedikitnya tujuh orang tewas akibat kecelakaan pesawat UPS di Louisville.
Menteri Transportasi AS Sean Duffy menyebut kecelakaan pesawat UPS di Louisville sebagai peristiwa yang “menghancurkan hati.”
Seorang penumpang pesawat di Bandara Internasional Louisville menceritakan detik-detik perintah berlindung dikeluarkan menyusul kecelakaan pesawat kargo UPS.
Pesawat kargo jatuh di dekat Bandara Louisville, Kentucky, membawa 38.000 galon bahan bakar. Gubernur Andy Beshear memperingatkan warga untuk tidak mendekat.
Pesawat kargo MD-11F milik UPS yang jatuh di dekat Bandara Louisville diketahui berusia 34 tahun. Model ini akan segera dipensiunkan karena dinilai boros bahan bakar.
Pesawat kargo UPS Flight 2976 jenis McDonnell Douglas MD-11 jatuh di Bandara Internasional Louisville, Kentucky. FAA dan NTSB memimpin investigasi.
Emirates mengatakan penerbangan EK9788 mengalami kerusakan saat mendarat di Hong Kong pada hari Senin.
Militer AS telah melanjutkan pengiriman bantuan udara ke Gaza, dengan pesawat kargo menjatuhkan lebih dari 10 metrik ton ransum ke Gaza utara, Minggu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved