Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
OTORITAS Prancis dan pihak Musée du Louvre telah mengonfirmasi delapan perhiasan yang berhasil digondol dari koleksi kerajaan tersebut. Bersumber dari keterangan resmi yang juga dikutip oleh Sortir à Paris dan media Prancis lain benda-benda tersebut ialah:
Sementara itu, dikutip dari BBC.com, para pelaku mencuri sembilan perhiasan, namun satu di antaranya yaitu mahkota milik Permaisuri Eugenie ditemukan terjatuh tak jauh dari lokasi kejadian.
"Dalam pelarian yang tergesa-gesa, satu benda penting justru tertinggal. Mahkota Permaisuri Eugenie, yang dihiasi 1.354 berlian dan 56 zamrud serta menampilkan simbol elang emas, ditemukan terjatuh tak jauh dari lokasi kejadian. Polisi kini memeriksa kondisi mahkota tersebut," demikian dikutip dari BBC.com, Senin (20/10/2025).
Diberitakan sebelumnya, Museum Louvre di Paris, Prancis, mendadak ditutup pada Minggu (19/10/2025) setelah terjadi kasus perampokan terhadap perhiasan berharga dari koleksi Napoleon Bonaparte dan permaisurinya.
Menurut laporan Le Parisien, para pelaku membobol area pameran khusus dan berhasil membawa kabur sembilan perhiasan bersejarah yang sedang dipamerkan untuk umum.
“Musee du Louvre akan tetap ditutup hari ini karena alasan luar biasa,” tulis pihak museum melalui akun resmi di platform X.
Jaksa Paris mengatakan kepada BBC bahwa para pencuri menggunakan gergaji cakram bertenaga baterai untuk masuk ke gedung. Jaksa menambahkan, ada empat orang yang terlibat dalam perampokan itu; dua di antaranya masuk ke dalam gedung dan mengancam penjaga setelah berada di dalam.
Sebuah tangga ekstensi yang dipasang di kendaraan terlihat mengarah ke jendela yang berjarak hanya beberapa meter dari Sungai Seine, dan tampaknya ditinggalkan oleh geng tersebut.
Kementerian Kebudayaan Prancis mengatakan para perampok sempat mencoba membakar kendaraan itu sebelum pergi, namun upaya tersebut berhasil digagalkan oleh seorang staf museum. Tidak ada korban luka dalam insiden ini.
Menteri Kebudayaan Prancis Rachida Dati telah mendatangi lokasi begitu kabar perampokan mencuat. Ia menegaskan bahwa tidak ada korban luka dalam insiden tersebut dan penyelidikan sedang berlangsung untuk mengungkap pelaku.
“Tidak ada yang terluka. Polisi sudah bekerja keras mengusut kasus ini,” ujar Rachida Dati di akun X miliknya. (I-1)
9 benda tak ternilai, termasuk bros Permaisuri Eugénie, dicuri dari Museum Louvre Paris oleh geng bertopeng dalam perampokan di siang bolong.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved