Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
Permaisuri Maxima dari Belanda, yang merupakan istri dari Raja Willem-Alexander, bukan hanya dikenal karena perannya dalam kerajaan, tetapi juga karena kisah hidupnya yang unik dan kontribusinya yang luar biasa dalam berbagai bidang. Berikut adalah beberapa fakta menarik tentang Permaisuri Maxima yang mungkin belum banyak diketahui.
Maxima Zorreguieta Cerruti lahir di Buenos Aires, Argentina, pada 17 Mei 1971. Sebelum menjadi bagian dari keluarga kerajaan Belanda, dia berasal dari keluarga biasa yang memiliki latar belakang politik dan bisnis. Maxima bukanlah seorang bangsawan, melainkan seorang wanita biasa yang memiliki karier sukses di dunia internasional. Ini menjadikannya sosok yang unik di antara para permaisuri Eropa, yang biasanya berasal dari keluarga kerajaan atau bangsawan.
Sebelum bertemu dengan Raja Willem-Alexander, Permaisuri Maxima berkarier di dunia keuangan internasional. Ia bekerja untuk beberapa perusahaan besar seperti Deutsche Bank dan JPMorgan Chase, di mana ia mendalami sektor investasi dan keuangan global. Keahlian profesionalnya ini menjadikannya wanita yang cerdas dan berpendidikan tinggi, dengan pengalaman yang memperkaya posisinya sebagai permaisuri.
Maxima memiliki gelar di bidang Ekonomi dari Universitas Nasional Argentina dan melanjutkan studi di Universitas de Salamanca di Spanyol. Latar belakang pendidikan yang kuat ini memberinya pemahaman yang mendalam tentang isu-isu ekonomi global dan keuangan, yang kemudian ia gunakan untuk mendorong perubahan sosial melalui program keuangan inklusif.
Permaisuri Maxima menjadi permaisuri milenial pertama di Eropa, menggambarkan perubahan signifikan dalam monarki yang lebih modern dan dekat dengan rakyat. Ia membawa angin segar dalam dunia monarki dengan pendekatannya yang lebih terbuka dan progresif. Maxima aktif terlibat dalam isu-isu sosial dan kemanusiaan, seperti pemberdayaan perempuan dan pengurangan kemiskinan.
Salah satu kontribusi terbesar Maxima di dunia internasional adalah dalam keuangan inklusif. Sebagai Utusan Khusus untuk Keuangan Inklusif di bawah naungan Bank Dunia, ia mempromosikan akses ke layanan keuangan untuk masyarakat yang kurang terlayani di negara berkembang. Maxima percaya bahwa akses ke layanan keuangan dapat mengubah kehidupan orang dan memberikan kesempatan lebih besar bagi masyarakat untuk maju.
Bersama dengan suaminya, Raja Willem-Alexander, Permaisuri Máxima menjadi salah satu keluarga kerajaan pertama yang aktif di media sosial. Mereka menggunakan platform seperti Instagram dan Twitter untuk berinteraksi langsung dengan publik, memberikan informasi tentang kegiatan kerajaan, serta berbagi pesan-pesan sosial yang penting. Hal ini membantu mendekatkan monarki Belanda dengan rakyatnya, terutama generasi muda.
Maxima dikenal dengan gaya busana yang elegan dan selalu tampil modis dalam setiap kesempatan. Dengan pilihan pakaian yang selalu stylish namun tetap sesuai dengan norma kerajaan, ia berhasil menciptakan citra yang memadukan modernitas dengan tradisi. Permaisuri Maxima sering kali memakai pakaian dengan desain yang sederhana namun berkelas, dan ia tidak takut bereksperimen dengan warna dan aksesoris, termasuk topi dan tiara.
Pada 2 Februari 2002, Maxima menikah dengan Pangeran Willem-Alexander, yang kemudian menjadi Raja Belanda pada 2013. Pernikahan mereka mengundang perhatian dunia, mengingat status Maxima yang bukan berasal dari keluarga kerajaan. Mereka memiliki tiga putri: Amalia, Alexia, dan Ariane. Maxima berperan aktif dalam mendidik anak-anaknya dengan nilai-nilai kuat, meskipun hidup mereka selalu di bawah sorotan media.
Meskipun hidup dalam sorotan publik, Permaisuri Maxima dan keluarga kerajaan Belanda berusaha menjaga kehidupan pribadi mereka tetap normal. Máxima sangat menghargai waktu bersama keluarganya dan sering kali terlihat menikmati liburan keluarga di luar negeri atau menghadiri acara keluarga dengan suasana yang lebih santai.
Permaisuri Maxima dikenal dengan kepribadiannya yang ramah dan empatik. Dia mudah berinteraksi dengan orang-orang, baik dalam acara resmi maupun pertemuan sosial. Sikapnya yang hangat dan terbuka membuatnya disukai oleh banyak orang di seluruh dunia. Maxima juga dikenal sangat peduli terhadap masyarakat yang membutuhkan, dan ia selalu berusaha mendukung proyek-proyek yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan sosial.
Permaisuri Maxima dari Belanda adalah contoh sosok permaisuri yang menggabungkan tradisi monarki dengan modernitas, keterbukaan, dan kepedulian terhadap isu-isu sosial. Dengan latar belakang yang unik, pendidikan yang solid, serta kontribusi besar dalam keuangan inklusif dan pemberdayaan perempuan, Maxima telah mengukir namanya sebagai salah satu figur kerajaan yang paling berpengaruh di dunia saat ini. Kepemimpinan dan empatinya menjadikannya inspirasi bagi banyak orang, baik di Belanda maupun di seluruh dunia. (Z-10)
Raja Willem-Alexander dari Belanda, yang naik takhta pada 2013, adalah sosok pemimpin monarki yang modern dan progresif.
Monarki Eropa kini memasuki era baru dengan hadirnya Permaisuri Maxima dari Belanda, sosok permaisuri milenial pertama yang menggambarkan transformasi besar dalam dunia monarki.
Raja Willem-Alexander dari Belanda, yang naik takhta pada 2013, adalah sosok pemimpin monarki yang modern dan progresif.
Monarki Eropa kini memasuki era baru dengan hadirnya Permaisuri Maxima dari Belanda, sosok permaisuri milenial pertama yang menggambarkan transformasi besar dalam dunia monarki.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved