Headline

Istana minta Polri jaga situasi kondusif.

AS Setujui Penjualan 3.350 Rudal ERAM ke Ukraina senilai US$825 Juta

Thalatie K Yani
29/8/2025 05:22
AS Setujui Penjualan 3.350 Rudal ERAM ke Ukraina senilai US$825 Juta
Ilustrasi(The War Zone)

AMERIKA Serikat mengumumkan persetujuan penjualan 3.350 rudal udara jarak jauh Extended Range Attack Munition (ERAM), beserta peralatan terkait ke Ukraina senilai US$825 juta.

Defense Security Cooperation Agency (DSCA) AS menyatakan pembelian ini akan didanai Denmark, Belanda, dan Norwegia. Selain itu didukung jaminan pinjaman dari pemerintah AS.

“Penjualan ini akan meningkatkan kemampuan Ukraina untuk menghadapi ancaman saat ini maupun di masa depan, dengan memperkuat kapasitas pertahanan diri dan misi keamanan regionalnya,” kata DSCA. “Selain itu, ini mendukung kebijakan luar negeri dan tujuan keamanan nasional AS dengan memperkuat keamanan mitra yang menjadi kekuatan stabilitas politik dan kemajuan ekonomi di Eropa.”

Departemen Luar Negeri AS telah menyetujui kemungkinan penjualan ini. DSCA telah memberikan pemberitahuan resmi kepada Kongres AS, yang masih harus memberikan persetujuan akhir.

Presiden Rusia Vladimir Putin memulai invasi skala penuh ke Ukraina pada 2022 dan menunjukkan sedikit kesediaan untuk mengakhiri konflik. Meski mendapat tekanan dari Amerika Serikat.

Di bawah pemerintahan mantan Presiden Joe Biden, Washington berkomitmen memberikan lebih dari US$65 miliar bantuan militer ke Ukraina. Namun, pengganti Biden, Donald Trump, yang dikenal skeptis terhadap bantuan militer untuk Kyiv, mendorong agar Eropa mengambil peran lebih besar dalam pendanaan bantuan militer lebih lanjut. (AFP/Z-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Thalatie Yani
Berita Lainnya