Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Donald Trump mengatakan kebijakan terbaru pemerintahannya tentang deportasi mandiri, akan memberikan beberapa migran jalur potensial untuk kembali ke AS. Sayangnya, mereka yang tidak mengikuti proses ini mungkin tidak akan bisa kembali lagi.
“Kami akan memfasilitasi mereka dengan penerbangan indah kembali ke tempat asal mereka dan memberikan waktu tertentu, dan jika mereka berhasil, kami akan bekerja dengan mereka sehingga mungkin suatu hari nanti — dengan sedikit usaha — mereka bisa kembali jika mereka adalah orang-orang baik,” kata Trump di Ruang Oval ketika ditanya tentang pengumuman Departemen Keamanan Dalam Negeri (DHS) yang akan membayar migran tanpa dokumen untuk meninggalkan AS.
“Jika mereka adalah jenis orang yang kami inginkan di negara kami. Orang-orang yang rajin dan bisa mencintai negara kita. Dan jika mereka tidak, maka tidak,” tambahnya.
DHS mengumumkan kebijakan ini pada Senin pagi. Selain memberikan “bantuan keuangan dan perjalanan untuk memfasilitasi” deportasi mandiri, yang menurut juru bicara DHS termasuk tiket keberangkatan satu arah secara gratis. Agensi tersebut juga mengatakan akan membayar tambahan US$1.000 kepada orang-orang yang memverifikasi, mereka telah kembali ke negara asal mereka.
If you’re in the United States illegally, self-deport now so you can:
• Leave on your own terms.
• Choose your destination.
• Say goodbye to your friends and family.
• Possibly return later — legally, as an immigrant or visitor.
Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Sebanyak 38 warga Honduras tiba di Bandara Internasional Ramón Villeda Morales, bagian dari program dideportasi secara sukarela.
Istri mendiang Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei, dilaporkan meninggal dunia menurut kantor berita Mehr, di tengah memanasnya konflik antara Iran, AS, dan Israel.
Sekitar 200 korban di antaranya adalah anak-anak usia sekolah dasar.
Dari fajar berdarah di Teheran hingga hujan drone di Tel Aviv, inilah lini masa lengkap operasi militer paling berani abad ini.
Perang total yang dilancarkan AS dan Israel ke Iran memasuki hari ketiga dengan dampak kemanusiaan dan ekonomi yang kian mengerikan.
Kepala Staf Gabungan Angkatan Udara AS Jenderal Dan Caine menyatakan operasi gabungan AS-Israel di Iran bertujuan melindungi diri dan mitra regional, mencegah proyeksi kekuatan Iran.
Jenderal Dan Caine menyatakan operasi gabungan AS-Israel di Iran bukan misi semalam dan memperkirakan kerugian tambahan bagi pasukan AS.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved