Jumat 05 Agustus 2016, 15:12 WIB

Iran Hukum Gantung 20 Penganut Sunni

Intan Fauzi | Internasional
Iran Hukum Gantung 20 Penganut Sunni

Ilustrasi---MI

 

IRAN menghukum gantung 20 tahanan sunni. Ini merupakan eksekusi masal terbesar sejak beberapa tahun lalu.

Seperti dilansir AFP, para tahanan yang merupakan pria tersebut sebelumnya diduga melakukan serangkaian serangan terhadap warga sipil dan pemimpin agama di wilayah Kurdi Barat, Iran.

Kementerian intelijen Iran sebelumnya mengeluarkan pernyataan ada 24 serangan bersenjata antara 2009 dan 2011. Serangan termasuk aksi pemboman dan perampokan.

Iran, yang sebagian besar penduduknya adalah penganut Syiah, telah menghukum mati 977 orang sampai sejauh ini pada 2016, menurut organisasi hak asasi manusia, Amnesty International.

Kelompok hak asasi manusia mengecam hukuman mati terbaru dengan mengatakan para terhukum menjalani pengadilan yang tidak adil.

Kelompok yang bermarkas di Amerika Serikat, International Campaign for Human Rights in Iran, menyatakan salah satu pria yang digantung adalah Shahram Ahmadi, yang mengatakan seluruh kasus terhadapnya berdasarkan pengakuan di bawah paksaan.

Tidak seorang pun dari keluarga terhukum diizinkan mengunjungi mereka sebelum digantung, kata organisasi tersebut. (MTVN/OL-3)

Baca Juga

AFP/Stefani Reynolds.

AS Prihatin dengan Penutupan LSM Palestina oleh Israel

👤Mediaindonesia.com 🕔Jumat 19 Agustus 2022, 23:01 WIB
Washington mengatakan pada Kamis (18/8) bahwa pihaknya prihatin dengan penutupan paksa oleh pemerintah Israel terhadap beberapa LSM...
AFP/Hazem Bader.

Delegasi Israel Kunjungi Indonesia pada Akhir Juli

👤Mediaindonesia.com 🕔Jumat 19 Agustus 2022, 22:52 WIB
Delegasi Israel mengunjungi Indonesia yang mayoritas Muslim pada akhir...
AFP/Atta Kenare.

Iran Berupaya Bebaskan Warganya yang Ditahan Saudi saat Haji

👤Mediaindonesia.com 🕔Jumat 19 Agustus 2022, 22:35 WIB
Iran menggunakan semua kekuatan untuk mengamankan pembebasan salah satu warga negaranya yang ditangkap di Arab Saudi selama haji bulan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya