Senin 16 Februari 2015, 00:00 WIB

Yang Penting Pulang Kampung untuk Rayakan Imlek

MI/AFP/I-1 | Internasional
Yang Penting Pulang Kampung untuk Rayakan Imlek

AP

 
WARGA Beijing, Tiongkok, Kelly Gan, 27, punya taktik baru dalam perjuangannya untuk pulang kampung menyambut tahun baru China alias Imlek. "Saya pakai program yang me-refresh setiap 5 detik supaya tahu ada tempat antrean kosong di stasiun kereta yang diinformasikan di laman 12306.cn. Saya lakukan itu sepanjang hari, dari bangun tidur sampai tidur malam!" kata Gan. Akuntan itu pun akhirnya mendapat tiket kereta dari Shanghai ke Chengdu, kampung halamannya, berkat taktik tersebut. Warga Tiongkok memang punya tradisi berkumpul bersama dengan keluarga menjelang Imlek yang jatuh pada 19 Februari tahun ini. Kereta merupakan alat transportasi yang paling disukai warga meskipun harus mengantre panjang untuk membeli tiket di loket. Kendala itulah yang disiasati Gan. Pemerintah Tiongkok memang menyediakan laman pemesanan kursi kereta, bernama 12306.cn, dengan tujuan mengurangi antrean di stasiun dan kios penjualan tiket. Meski begitu, warga masih mengeluh, pemesanan lewat laman itu pun masih terkendala akses yang lambat.

Program yang digunakan Kelly Gan tadi membuat dia bisa mengamankan tiket keretanya. Program itu merupakan program open-source yang gratis dan dibuat pengembang independen. Namun, sederet perusahaan besar internet di Tiongkok pun berlomba-lomba membuat program serupa supaya warga bisa dengan cepat memiliki tiket kereta. Perusahaan Tiongkok Baidu, misalnya, mengembangkan peranti lunak untuk mempercepat proses pemesanan tiket dan menghindari kehilangan tiket antara waktu memesan dan membayar. Adapun perusahaan perambah Liebao menawarkan prapemesanan yang membuat pengguna bisa memilih tiket terlebih dulu lantas mengirim permohnan otomatis begitu sistem pemesanan dibuka resmi. Meski begitu, tidak semua warga melek internet seperti Gan untuk bisa memiliki tiket kereta dengan berbagai kemudahan via teknologi. Buktinya, Guo Dengxiu yang bekerja di Beijing dan hendak mudik ke Provinsi Anhui di selatan Beijing, pasrah saja dengan tiket kereta tanpa kursi yang dibeli di loket. "Tidak apa-apa saya berdiri di kereta selama 15 jam. Yang penting saya pulang kampung untuk Imlek!" kata dia.

Baca Juga

AFP

Aksi Protes Meluas, Polisi Moralitas di Iran Dikabarkan Bubar

👤Ferdian Ananda Majni 🕔Senin 05 Desember 2022, 21:16 WIB
Aksi protes selama lebih dari dua bulan dipicu kematian Mahsa Amini, seorang perempuan Iran yang meninggal setelah ditangkap aparat...
ATTA KENARE / AFP

Aktivis Iran Tepis Klaim Polisi Moralitas Dihapus

👤Ferdian Ananda Majni 🕔Senin 05 Desember 2022, 20:54 WIB
Ada juga seruan di media sosial untuk pemogokan tiga hari, lebih dari dua bulan setelah gelombang kerusuhan sipil yang dipicu oleh kematian...
Ist

Penjualan Senjata Global Meningkat selama 7 Tahun

👤Ferdian Ananda Majni 🕔Senin 05 Desember 2022, 18:34 WIB
Invasi Rusia ke Ukraina pada Februari 2022 juga meningkatkan tantangan rantai pasokan bagi perusahaan senjata di seluruh dunia, kata...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya