Selasa 10 Januari 2023, 11:54 WIB

Paus Fransiskus Ulang Seruan Perang Rusia-Ukraina Diakhiri

Mediaindonesia.com | Internasional
Paus Fransiskus Ulang Seruan Perang Rusia-Ukraina Diakhiri

AFP
Paus Fransiskus

 

Paus Fransiskus kembali menyerukan untuk segera diakhirinya perang yang disebutnya "tidak masuk akal" di Ukraina, dan mengupayakan solusi dua negara antara Palestina dan Israel.

“Hari ini, saya merasa harus memperbarui seruan saya untuk segera mengakhiri konflik yang tidak masuk akal ini, yang dampaknya dirasakan di seluruh wilayah, juga di luar Eropa, karena dampaknya di bidang produksi energi dan pangan, terutama di Afrika dan di Timur Tengah,” kata Paus ketika menyampaikan pidato kepada para duta besar negara sahabat untuk Vatikan, Senin (9/1).

Mengenai perselisihan Palestina-Israel, dia mendesak kedua belah pihak untuk terlibat dalam dialog langsung demi mewujudkan solusi dua negara dalam semua aspek, sesuai dengan hukum internasional dan semua resolusi terkait dari Perserikatan Bangsa-Bangsa.

“Status quo Yerusalem harus dijamin dan dihormati,” ujar Paus, menurut situs berita Vatikan.

Fransiskus juga mengulangi seruannya untuk melarang penuh penggunaan senjata nuklir dan menekankan bahwa kepemilikan mereka senjata semacam itu "tidak bermoral".

Dia kemudian menegaskan kembali penentangan Gereja Katolik terhadap hukuman mati dan aborsi. (Ant/OL-12)

Baca Juga

BAY ISMOYO / AFP

Indonesia akan perluas dana COVID-19 jadi ASEAN Response Fund

👤Mediaindonesia 🕔Sabtu 04 Februari 2023, 16:15 WIB
Rencana tersebut disampaikan Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi dalam pertemuan para menlu ASEAN, yakni ASEAN Foreign Ministers'...
Bulent KILIC / AFP

Jerman Klaim Punya Bukti Kejahatan Perang di Ukraina

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 04 Februari 2023, 15:09 WIB
Jerman Klaim Punya Bukti Kejahatan Perang di...
AFP/Dimitar DILKOFF

Kanada Jatuhkan Sanksi kepada Rusia, Moskow Janjikan Aksi Balasan

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 04 Februari 2023, 13:38 WIB
PEMERINTAH Kanada pada menjatuhkan sanksi terhadap 38 individu dan 16 lembaga yang dianggap terlibat dalam menyebarkan disinformasi dan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya