Senin 02 Januari 2023, 14:44 WIB

Prancis Tes Pendatang Tiongkok untuk Melacak Varian Covid-19

Ferdian Ananda Majni | Internasional
Prancis Tes Pendatang Tiongkok untuk Melacak Varian Covid-19

AFP
Ilustrasi

 

Prancis pada Minggu (1/1) mulai menguji penumpang yang datang dari Tiongkok untuk melacak potensi varian Covid-19, kata Menteri Kesehatan Francois Braun.

"Kontrol saat kedatangan ini bukan kontrol untuk mencegah warga memasuki wilayah kami, tetapi kontrol yang lebih ilmiah yang memungkinkan kami dengan sangat tepat memeriksa varian yang berbeda," kata Braun di bandara Charles de Gaulle di utara Paris.

"Ini pada dasarnya adalah varian Omikron yang saat ini ada di Tiongkok," kata Braun, dia menambahkan akan ada diskusi di tingkat Eropa dalam seminggu untuk menyelaraskan model pengujian ini.

Mulai hari Minggu, pengunjung dari Tiongkok harus memakai masker dan bersiap untuk mengikuti tes pada saat kedatangan, yang akan dilakukan secara acak.

Kemudian mulai hari Kamis, para pelancong juga harus menunjukkan tes PCR atau antigen negatif yang dilakukan kurang dari 48 jam sebelum penerbangan mereka.

Prancis bergabung dengan negara-negara lain termasuk Inggris, Italia, dan Amerika Serikat dalam menguji kedatangan dari Tiongkok, empat minggu setelah Beijing membatalkan kebijakan penguncian dan pengujian massal nol-covid.

Namun, tiga tahun setelah virus corona pertama kali muncul di kota Wuhan, negara tersebut mengalami lonjakan kasus Covid-19.

Gelombang infeksi membanjiri rumah sakit dan krematorium, terutama dengan pasien yang lebih tua dan sakit, banyak di antaranya belum divaksinasi sepenuhnya.

Ada juga pertanyaan tentang keakuratan pelaporan data kasus Tiongkok.

Delegasi menteri Prancis untuk transportasi, Clement Beaune, mengatakan saat ini ada enam penerbangan ke Prancis per minggu dari Tiongkok daratan dan empat dari Hong Kong.

Sebagian besar penumpang dari Tiongkok ke Prancis hanya transit melalui Charles de Gaulle.

Dari 300 penumpang yang turun dari penerbangan ke ibu kota Prancis hari Minggu sekitar 60 memasuki negara itu, dan semuanya mengikuti tes PCR.

Pejabat Prancis di bandara juga mengambil rincian mereka jika ada tes positif, yang membutuhkan isolasi tujuh hari. (AFP/OL-12)

 

Baca Juga

AFP

PM Anwar Ibrahim Tunjuk Puterinya Jadi Penasihat Bidang Ekonomi

👤Cahya Mulyana 🕔Rabu 01 Februari 2023, 09:55 WIB
Anwar Ibrahim mengatakan bahwa Nurul Izzah tidak dibayar untuk peran penasihat senior. Penunjukan itu mulai berlaku pada 3 Januari...
Bulent Kilic/AFP

Militer Rusia Kuasai Desa Dekat Bakhmut di Donetsk

👤 Cahya Mulyana 🕔Rabu 01 Februari 2023, 09:37 WIB
Rusia mengatakan telah merebut sebuah desa di pinggiran utara Bakhmut, wilayah Donetsk, Ukraina. Desa Blahodatne, yang berjarak sekitar...
AFP/Handout / Pakistan

Korban Tewas Bom Bunuh Diri di Pakistan Jadi 100 Orang

👤Cahya Mulyana 🕔Rabu 01 Februari 2023, 09:33 WIB
Sebagian besar korban yang tewas dalam aksi pengeboman bunuh diri pada Senin (30/1) petang itu adalah anggota...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya