Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
Korea Utara (Korut) menyatakan tidak akan pernah menerima tawaran bantuan ekonomi dari Korea Selatan (Korsel). Terlebih uluran tangan Seoul memiliki embel-embel berupa penyerahan senjata nuklir milik Pyongyang.
"Berpikir bahwa rencana menukar kerja sama ekonomi dengan kehormatan kami, nuklir, adalah impian, harapan dan rencana Yoon, kami akhirnya menyadari bahwa dia benar-benar polos dan masih kekanak-kanakan," kata saudara perempuan pemimpin Korut Kim Jong Un, Kim Yo Jong.
Menurut dia Korut memiliki harga diri yang tidak dapat dinilai atau ditukar dengan materi. "Tak seorang pun mau menukar takdirnya dengan kue jagung," terangnya.
Dia mengatakan meskipun Yoon datang menawarkan banyak bantuan tidak akan menggoyahkan Korut. "Kami tegaskan bahwa kami tidak akan duduk berhadapan dengan dia," kata Kim.
Komentar itu menjadi pernyataan pertama dari petinggi Korut untuk menanggapi secara langsung usulan Presiden Korsel Yoon Suk Yeol pada Mei. Kala itu Yoon mengatakan agendanya membantu Korut untuk melucuti senjata pemusnah massal akan berjalan lancar.
Dalam sebuah jumpa pers untuk memperingati 100 hari pertama pemerintahannya, Yoon pada Rabu mengulangi lagi usulan itu.
Dia mengatakan dirinya bersedia memberikan bantuan ekonomi secara bertahap kepada Korut. Syaratnya jika negara yang terkucil itu berhenti mengembangkan senjata nuklir dan mulai melakukan denuklirisasi.
Para pakar mengatakan rencana ekonomi Korsel itu mirip dengan yang diusulkan presiden-presiden sebelumnya, termasuk Presiden AS saat itu Donald Trump, sehingga Korut kemungkinan tidak akan menerima tawaran itu.
Scott Snyder, anggota senior di lembaga pemikiran Council on Foreign Relations, mengatakan bahwa usulan Yoon menambah panjang daftar tawaran ekonomi yang gagal kepada Korut.
"Asumsinya sama dengan asumsi di balik serangkaian upaya yang gagal untuk memulai lagi pembicaraan denuklirisasi," kata Snyder dalam sebuah unggahan blog, Kamis.
Dia menambahkan bahwa semakin rentan ekonomi Korut akan membuat para pemimpin di negara itu semakin menentang proyek-proyek infrastruktur yang diusulkan Korsel.
Sementara itu, Korut pada Rabu menguji penembakan dua rudal ke laut, uji coba pertama dalam dua bulan terakhir. Pengujian itu dilakukan setelah negara itu menyatakan kemenangan atas wabah covid-19 pekan lalu. (KCNA/OL-12)
Kim Jong-un sinyalkan penguatan nuklir dan ICBM pada Kongres Partai ke-9. Pyongyang fokus pada pembangunan militer luar biasa dan konsolidasi kekuasaan absolut.
Korea Utara sukses uji coba sistem peluncur roket kaliber besar dengan teknologi pemandu presisi. Kim Jong Un sebut ini pencegah perang nuklir.
Pemimpin Korut Kim Jong-un memecat Wakil Perdana Menteri Yang Sung-ho secara langsung karena dinilai tidak bertanggung jawab dalam proyek modernisasi pabrik mesin.
Presiden Korea Selatan Lee Jae-myung mengusulkan pembekuan program nuklir Korea Utara dengan imbalan kompensasi, sekaligus meminta Tiongkok menjadi mediator.
Kim Jong-un pantau uji rudal hipersonik 1.000km di Laut Timur. Aksi ini respons atas krisis global & penguatan nuklir Pyongyang hadapi ancaman AS serta sekutu.
Korea Utara menyebut tindakan Washington tersebut sebagai bentuk pelanggaran mencolokĀ terhadap hukum internasional dan bukti nyata dari kebijakan hegemoni yang biadab.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved