Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
JOE Biden akan mengadakan pembicaraan dengan Putra Mahkota kontroversial Arab Saudi Mohammed bin Salman (MBS) ketika Presiden AS itu mengunjungi negara kaya minyak itu pada minggu depan. Namun pertemuan itu dalam delegasi yang besar.
"Presiden akan duduk dalam pertemuan bilateral dengan Raja Salman dan tim kepemimpinannya. Seperti yang Anda ketahui, putra mahkota ada di tim kepemimpinan itu," John Kirby, juru bicara Dewan Keamanan Nasional di Gedung Putih, mengatakan kepada wartawan. "Jadi tentu saja presiden akan menemui putra mahkota dalam konteks diskusi bilateral yang lebih besar itu."
Sementara Biden diperkirakan menekan Saudi untuk meningkatkan produksi minyak dengan harapan menjinakkan biaya bahan bakar yang melonjak dan inflasi di dalam negeri. Kunjungannya pun menandakan perubahan yakni pengabaian yang nyata dari upaya mengucilkan pemimpin de facto kerajaan atas pembunuhan mengerikan seorang kritikus.
Baca juga: Presiden Palestina Bertemu Menhan Israel Jelang Lawatan Biden
Sebagai kandidat presiden, Biden mengatakan pembunuhan dan mutilasi Jamal Khashoggi pada 2018--seorang warga AS kelahiran Saudi yang dikenal karena menulis artikel kritis tentang penguasa kerajaan untuk The Washington Post--menjadikan negara itu paria. Temuan intelijen AS yang dirilis oleh pemerintahan Biden mengidentifikasi Mohammed bin Salman, yang sering disebut sebagai MBS, sebagai dalang operasi tersebut.
Bulan lalu Biden sendiri berusaha menjauhkan diri dari pertemuan yang akan datang. Ia menekankan kepada wartawan bahwa dia akan bertemu dengan Raja Salman dan timnya. "Saya tidak akan bertemu dengan MBS," kata Biden kepada wartawan.
Sebelum menghadiri pertemuan regional di Arab Saudi, Biden akan mengunjungi Israel dan Tepi Barat selama perjalanannya 13-16 Juli. Gedung Putih menekankan Biden akan membahas kolaborasi lebih besar di kawasan Timur Tengah pada isu-isu seperti pertahanan udara, terutama yang berkaitan dengan melawan Iran.
Baca juga: Austria dan Inggris Bantah, Polandia Benarkan Ilmuwannya Ditahan Iran
"Kami terus bekerja pada kemampuan dan kerangka kerja pertahanan udara terintegrasi di seluruh kawasan," kata Kirby. "Anda tahu seluruh kawasan prihatin dengan Iran dan kemampuan rudal balistik mereka yang berkembang. Belum lagi dukungan berkelanjutan mereka untuk terorisme di seluruh kawasan."
Dia mengatakan delegasi AS akan membahas yang dapat dilakukan untuk membantu sekutu. "Dan kemudian mengeksplorasi gagasan untuk dapat mengintegrasikan semua pertahanan udara itu bersama-sama, sehingga benar-benar ada cakupan yang lebih efektif untuk menghadapi ancaman Iran yang berkembang," tambahnya. (AFP/OL-14)
PUTRA Mahkota Saudi Mohammed bin Salman mengatakan kerajaan tidak akan mengizinkan wilayah udaranya atau wilayah teritorialnya digunakan untuk aksi militer apa pun terhadap Iran.
PERTEMUAN antara Presiden Donald Trump dan Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman (MBS) pekan lalu berlangsung tegang.
ARAB Saudi dilaporkan mulai membangun gerai minuman beralkohol baru di Jeddah dan Dammam untuk melayani kelompok penduduk non-Muslim tertentu.
Jamuan makan malam kenegaraan di East Room Gedung Putih diwarnai momen tak terduga ketika MBS melontarkan candaan terkait taruhan online mengenai pakaiannya.
Menyambut Putra Mahkota Saudi Mohammed bin Salman, Presiden Donald Trump menyebut dirinya sebagai sahabat terbaik yang pernah dimiliki calon raja dan kerajaan.
Kasus pembunuhan Khashoggi menjadi isu besar di masa kepemimpinan pertama Trump dan memicu kecaman global.
HARI ini, Minggu, (8/2) yang bertepatan dengan 20 Syaban 1447 H, pemerintah Arab Saudi resmi mulai menerbitkan visa haji 2026 atau 1447 Hijriah.
TERPIDANA kasus kejahatan seksual Jeffrey Epstein mengatakan kepada seorang pengusaha Qatar bahwa Doha perlu 'bernyanyi dan menari' untuk Israel.
Donald Trump mendesak Teheran segera berunding untuk mencapai kesepakatan baru terkait senjata nuklir atau bersiap menghadapi serangan dari AS.
PUTRA Mahkota Saudi Mohammed bin Salman mengatakan kerajaan tidak akan mengizinkan wilayah udaranya atau wilayah teritorialnya digunakan untuk aksi militer apa pun terhadap Iran.
Ustaz Zakaria menekankan bahwa aturan di Tanah Haram bukan untuk membatasi jemaah, melainkan menjaga ketertiban dan kekhusyukan ibadah.
Mengenal budaya 'Hafawah' Arab Saudi. Mengapa melayani tamu adalah seni dari hati bagi masyarakatnya?
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved