Headline

BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.

Jepang Berharap Kerja Sama Pertahanan Meningkat

Ths/I-2
03/6/2016 08:43
Jepang Berharap Kerja Sama Pertahanan Meningkat
(ANTARA/Sigid Kurniawan)

KERJA sama Jepang dan Indonesia di bidang pertahanan kini semakin baik, yang ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman mengenai kerja sama pertahanan pada Maret 2015.

Jepang berharap kerja sama itu dapat terus meningkat.

"Hubungan erat antara Pasukan Bela Diri Jepang dan Tentara Nasional Indonesia (TNI) ditandai dengan diletakkannya patung Jenderal Soedirman, yang merupakan panglima pertama Indonesia, di kantor Kementerian Pertahanan Jepang di Tokyo," kata Duta Besar Jepang untuk Indonesia, Yasuaki Tanizaki, pada perayaan ulang tahun ke-62 Pasukan Bela Diri Jepang (Japan Self Defense Forces/JSDF), di Jakarta, kemarin.

Dalam konteks kerja sama militer dengan Indonesia, lanjut Tanizaki, pihaknya sudah menggalang kerja sama dengan Kementerian Pertahanan RI melalui pertukaran personel militer, bantuan kemanusiaan, ataupun alat utama sistem persenjataan.

Lebih khusus lagi, kata dia, Pasukan Bela Diri Jepang yang sudah teruji dalam penanganan bencana bisa sangat relevan dengan Indonesia yang rawan bencana.

"Dalam gempa di Kumamoto baru-baru ini dirasakan betul bagaimana Pasukan Bela Diri Jepang bekerja dengan baik. Ini kita bisa jajaki juga di Indonesia," ujarnya.

Militer Jepang, kata Tanizaki, kini akan berpartisipasi aktif dalam mengupayakan perdamaian di dunia internasional pascapemberlakuan UU Keamanan dan Perdamai-an yang baru.

UU ini sebelumnya memicu kontroversi karena untuk pertama kali-nya militer Jepang kembali 'keluar kandang' setelah Perang Dunia II.

"Tentu saja dengan UU yang baru ini Jepang bisa lebih berpartisipasi aktif dalam tatanan global terutama perdamaian internasional," katanya.

Pada kesempatan itu, Tanizaki menyampaikan ucapan selamat atas diperingatinya Hari Lahir Pancasila pada Rabu (1/6).

"Hari ini (kemarin) Bapak Presiden Jokowi baru saja menetapkan tanggal 1 Juni sebagai hari libur nasional. Terkait dengan itu, perkenankan saya mengucapkan selamat Hari Lahir Pancasila," katanya.

Ia juga menyampaikan terima kasih atas simpati Indonesia pada gempa dahsyat di Kumamoto April lalu.

"Izinkan juga saya berterima kasih atas ucapan simpati yang hangat dari masyarakat dan pemerintah Indonesia pascagempa di wilayah Kumamoto, Jepang, 14 April lalu," tukasnya. (Ths/I-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Zen
Berita Lainnya