Headline

BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.

Korban Pemerkosaan itu Mencari Keadilan

Yanurisa Ananta/I-1
01/6/2016 06:15
Korban Pemerkosaan itu Mencari Keadilan
(AP/LEO CORREA)

SABTU (21/5) malam itu menjadi hari paling mencekam bagi seorang gadis remaja di Rio de Janeiro, Brasil. Perempuan berusia 16 tahun itu digiring ke permukiman kumuh, kemudian diperkosa 30 pemuda setelah sebelumnya diberi obat bius.

Biadabnya, para pelaku merekam adegan itu dan mengunggahnya di media sosial. Di video itu, para pelaku berswafoto dekat tubuh sang gadis dalam keadaan telanjang. Brasil pun heboh.

Kemalangan si gadis belum lengkap. Maksud hati mendapat perlindungan dengan melapor polisi, dia justru disalahkan. "Bukan hanya melukai, ini juga menyakiti jiwa saya karena orang-orang memojokkan saya dan menyalahkan saya," kata gadis itu dalam sebuah video, kemarin.

Dia memang butuh lima hari untuk mengumpulkan keberanian melapor ke polisi setelah peristiwa itu terjadi lantaran takut tindakan balasan dari pelaku. Belum lagi proses penyelidikan bisa sangat rumit. Namun, hatinya mulai tergerak untuk menuturkan kisah menyedihkan itu. "Saya dibius, tapi sempat melihat ada banyak orang membawa senjata api, banyak pemuda tertawa dan berbicara," kisahnya.

Kasus ini sekarang ditangani kepala polisi yang mengurus kejahatan terhadap kaum minoritas, Cristina Bento, Minggu (29/5), atas permintaan pengacaranya, Eloisa Samy.

"Ia membutuhkan perlindungan dan perawatan. Pemerkosaan memang terjadi. Sekarang saya sedang berusaha menemukan hal lain dari kasus pemerkosaan ini, termasuk berapa orang yang benar-benar terlibat?" imbuh Cristina.

Rumitnya kasus ini juga disebabkan adanya perdebatan di dalam otoritas yang berwenang. Fernando Veloso, kepala polisi sipil, dalam sebuah jumpa pers mengatakan tidak ada bukti medis yang mendukung tuduhan pemerkosaan.

Selain itu, kata polisi, seharusnya gadis itu tidak melawan jika benar dibius. Namun, kata Cristina, adegan-adegan dalam video sudah cukup membuktikan pemerkosaan benar-benar terjadi.

"Pemerkosaan itu sudah terbukti. Yang saya ingin buktikan ialah hal lain selain ini. Siapa yang terlibat? Apakah 5, 10, atau 30 orang?" tegasnya, seperi dikutip Al Jazeera.

Kemarin, polisi akhirnya menangkap dua pelaku yang diduga turut memerkosa gadis remaja itu. Kedua orang tersebut ialah pemuda yang mengambil gambar video pemerkosaan dan teman dekat sang gadis yang berusia 20 tahun. Kini, polisi masih memburu lima tersangka lainnya.

Kongres Brasil tahun lalu telah meloloskan undang-undang baru yang memberatkan pelaku kejahatan terhadap perempuan.

Kelompok pegiat HAM melaporkan setidaknya 500 ribu kasus pelecehan seksual, termasuk pemerkosaan, yang terjadi tiap tahun di Brasil. (AFP/Yanurisa Ananta/I-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Zen
Berita Lainnya