Headline
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
Kumpulan Berita DPR RI
RATUSAN ribu warga Sri Lanka mengungsi setelah bencana banjir dan tanah longsor melanda wilayah itu dalam beberapa hari terakhir.
Ratusan ribu warga harus dievakuasi dengan perahu karet dan rakit darurat.
Para korban banjir ditampung di sejumlah kamp pengungsian.
Sebagian warga lain telah diselamatkan dengan ditampung di daerah dataran tinggi yang tidak terkena dampak banjir.
Akibat banjir, sekitar 600 ribu warga harus mengungsi dan 60 orang dilaporkan tewas.
Jumlah korban tewas diperkirakan bertambah karena masih banyak warga yang dilaporkan hilang.
Pusat Manajemen Bencana Nasional Sri Lanka mengatakan, dari 600 ribu yang dievakuasi, sekitar 200 ribu orang lainnya telah ditempatkan di tempat-tempat yang lebih tinggi daripada permukiman warga.
Seorang ibu rumah tangga, Ishani, mengatakan ia bersama suami dan dua anaknya terpaksa mencari perlindungan sementara ke daerah yang lebih tinggi sebelum diangkut perahu milik angkatan laut.
Ia dan keluarga-nya ditampung di sebuah sekolah.
"Kami mulai pindah ke tempat yang lebih tinggi saat air terus naik sampai kami terjebak dan tidak tahu lagi harus ke mana. Sampai kami diselamatkan perahu angkatan laut," kata Ishani.
"Meski harus kehilangan semua barang dan rumah karena air sudah melampaui atap rumah, kami bersyukur bisa selamat," ujar Ishani.
Kini ia menetap sementara bersama 30 keluarga lainnya.
Di sisi lain, Presiden Sri Lanka Maithripala Sirisena mendesak agar bantuan bagi para korban banjir diintensifkan.
Lebih dari setengah juta warga dilaporkan terkena dampak banjir dan tanah longsor yang terburuk selama 25 tahun terakhir itu.
"Kami sudah mengupayakan bebe-rapa bantuan dari komunitas dan dunia internasional. Saya juga meminta baik perorangan, kelompok, maupun perusahaann untuk membantu para korban. Kita tangani bersama," kata Sirisena dalam sebuah pidato yang disiarkan televisi setempat.
Sebagai bentuk bantuan, tim kriket Sri Lanka yang sedang dalam perjalanan ke Inggris memberikan bantuan sebesar 1 juta rupe atau setara dengan US$7.000 kepada para korban.
Tak hanya itu, para pemain kriket Sri Lanka pun mengenakan pita hitam sebagai bentuk solidaritas kepada para korban dalam laga pertama mereka di Inggris.
Media Sri Lanka juga melaporkan India telah mengirimkan dua kapal angkatan laut dengan pasokan bantuan darurat.
Selain itu, sebagai bentuk tanggap darurat, pemerintah langsung mengumumkan pencabutan semua pajak atas pasokan bantuan yang dikirim pihak asing. (AFP/Ths/I-3)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved