Headline
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
Kumpulan Berita DPR RI
SETELAH mengalami kenaikan suhu sebesar 5 derajat celsius tahun lalu dan menjadi 45 derajat celsius, kini India kembali dilanda gelombang panas dengan suhu terpanas.
Kamis (19/5), Departemen Meteorologi India mencatat suhu kota di India Utara mencapai 51 derajat celsius.
Suhu panas tersebut merupakan suhu tertinggi sejak 1956 yang mencapai 50,6 derajat celsius.
"Kemarin (Kamis) merupakan suhu terpanas yang pernah tercatat di India ... 51 derajat celsius di Phalodi," kata Direktur Departemen Meteorologi India BP Yadav seperti dilansir AFP, kemarin.
Phalodi merupakan kawasan gurun yang terletak di Negara Bagian Rajasthan, 600 kilometer dari New Delhi.
Pada bulan-bulan terpanas atau antara Mei dan Juni, suhu di wilayah utara India umumnya mencapai 40 derajat celsius.
Level 50 derajat celsius yang terjadi saat ini tidak wajar.
Departemen meteorologi setempat telah mengeluarkan peringatan 'gelombang panas terparah' di sebagian besar kota di wilayah utara dan barat India selama sepekan.
Warga diminta untuk tidak banyak beraktivitas di luar rumah.
"India Utara tidak diguyur hujan 10 hari terakhir. Kondisi kering menimbulkan panas dan langit terang membuat bumi semakin panas. Terlebih, ada pergerakan panas dari Pakistan yang semakin panas saat ini dengan temperatur mencapai 51 derajat celsius di Larkana, Sindh," tambah BP Yadav.
Dengan kenaikan suhu, penggunaan listrik menjadi semakin besar sampai 5.733 Mw.
Bahkan, harimau di kebun binatang kota harus diberi cairan elektrolit. (AFP/Aya/I-3)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved