Headline

Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.

Indonesia Terima 3 Juta Dosis Vaksin Moderna Hari Ini

Nur Aivanni
11/7/2021 15:12
Indonesia Terima 3 Juta Dosis Vaksin Moderna Hari Ini
Petugas kargo membawa vaksin COVID-19 jenis Moderna setibanya di Terminal Cargo Bandara Internasional Soekarno Hatta, Minggu (11/7/2021).(Antara)

INDONESIA telah menerima 3.000.060 dosis vaksin Moderna hari ini (11/7). Itu merupakan pengiriman tahap pertama vaksin Moderna dari Pemerintah AS. Vaksin Moderna yang berbasis mRNA tersebut telah mendapatkan Emergency Use Authorization (EUA) izin pakai di masa darurat dari BPOM pada 2 Juli 2021.

"Alhamdulillah, pada hari ini, Indonesia telah menerima 3.000.060 dosis vaksin Moderna, dukungan kerja sama internasional dari Pemerintah Amerika Serikat melalui jalur multilateral Covax Facilities," kata Menteri Luar Negeri Retno Marsudi pada Minggu (11/7).

Baca juga: Australia Laporkan Kematian Pertama Akibat Covid-19 di 2021

Amerika Serikat, katanya, berkomitmen memberikan dosis sharing vaksin kepada Indonesia berjumlah 4.500.160 dosis. Atas nama Pemerintah Indonesia, saya ingin menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan terhadap Pemerintah AS yang telah berbagi dosis vaksin kepada Indonesia melalui Covax Facility ini," ucapnya.

Dalam catatan Kementerian Luar Negeri, dengan tibanya vaksin Moderna tersebut, Indonesia telah mengamankan 122.735.260 dosis vaksin, baik berupa vaksin curah maupun jadi. Adapun rinciannya, Sinovac sebesar 108.500.000 dosis, AstraZeneca dari jalur Covax Facility sebanyak 8.236.800 dosis, Sinopharm sebanyak 2.000.000 dosis vaksin jadi (500.000 di antaranya adalah dukungan dari pemerintah UAE), AstraZeneca (dukungan doses-sharing bilateral dari Jepang) sebesar 998.400 dosis dan Moderna (dose-sharing AS melaui Covax Facility) sebanyak 3.000.060 dosis.

"Saat ini Indonesia juga telah menerima tawaran dukungan dari beberapa negara, antara lain Jepang, akan mengirimkan tahap kedua vaksin AstraZeneca. Kemudian tawaran serupa juga datang dari Belanda, Inggris, Australia, dan Uni Emirat Arab untuk dose-sharing yang kedua," ungkapnya.

Jutaan vaksin dari jalur pengadaan komersial maupun dari dukungan internasional dan bilateral, tambahnya, direncanakan akan tiba pada Juli ini. "Dapat saya sampaikan juga berbagai tawaran dukungan telah kita terima dari negara sahabat lain, yaitu dalam bentuk ventilator, oxygen concentrators, obat-obatan, dan peralatan medis lainnya," ujarnya.

Hari Jumat lalu, kata Retno, telah tiba dukungan dari Singapura dan Australia. Hari ini dukungan dari Singapura melalui jalur laut juga telah berangkat dari Singapura dan menurut rencana akan tiba di Pelabuhan Tanjung Priuk pada 14 Juli yang akan datang, yang antara lain berisi oxygen concentrators dan oxygen cylinders.

Pada kesempatan yang sama, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan vaksin Moderna selain akan digunakan untuk suntikan pertama dan kedua bagi rakyat Indonesia, juga akan digunakan untuk booster suntikan ketiga bagi para tenaga kesehatan Indonesia.

"Karena mereka mengalami tekanan yang luar biasa terutama di gelombang kedua dari penularan pandemi ini sehingga kami ingin memastikan mereka terlindungsi secara maksimal. Datangnya vaksin Moderna yang memang terbukti secra teknis memiliki efikasi yang tinggi akan sangat membantu para tenaga kesehatan Indonesia untuk menghadapi gelombang kedua pandemi ini," tuturnya. (Nur/A-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Irvan Sihombing
Berita Lainnya