Rabu 26 Mei 2021, 10:07 WIB

Orangtua Protasevich Minta Dunia Selamatkan Putranya

Basuki Eka Purnama | Internasional
Orangtua Protasevich Minta Dunia Selamatkan Putranya

AFP/Jaap Arriens
Orangtua wartawan Belarus Roman Protasevich, Natalia dan Dmitry.

 

DARI kediaman baru mereka di Polandia, orangtua wartawan Belarus Roman Protasevich dirundung duka setelah putra mereka ditahan saat penerbangannya dipaksa mendarat di Minsk.

Natalia Protasevich, ibunda wartawan berusia 26 tahun itu, mengaku sudah tidak tidur selama dua malam dan terus memegang ponselnya, berharap mendapat kabar mengenai nasib anaknya.

"Saya meminta, saya memohon, kepada seluruh komunitas internasonal untuk menyelamatkannya," ujar Natalia sambil menangis saat diwawancarai AFP di sebuah stasiun kereta di Wroclaw, Polandia.

Baca juga: Jalur Udara Ditutup, Belarus Semakin Terisolasi

"Dia mungkin hanya satu orang, satu anak, namun tolong selamatkan dia. Mereka akan membunuhnya di sana," pintanya.

Natalia dan suaminya Dmitry mengaku menduga putra mereka ditahan di sebuah fasilitas yang dikendalikan badan rahasia, yang masih dikenal sebagai KGB.

Namun, mereka tidak tahu bagaimana kondisi putra mereka dan apakah dia disiksa.

"Pengacara berusaha bertemu dia pada hari ini namun ditolak. Dia tidak bisa menemuinya. Kami masih belum tahu apakah dia ditahan di sana, bagaimana kondisinya, dan bagaimana perasaanya," kata Dmitry. (AFP/OL-1)

Baca Juga

AFP/Peter PARKS

Hong Kong dan Taiwan Cabut Kewajiban Karantina bagi Pendatang

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 24 September 2022, 22:45 WIB
Kewajiban tes PCR 48 jam sebelum penerbangan ke Hong Kong akan diganti dengan tes antigen cepat, demikian pernyataan pers Kepala Eksekutif...
AFP

Banjir Mengerikan di Pakistan Tanda Krisis Iklim Global

👤Ferdian Ananda Majni 🕔Sabtu 24 September 2022, 17:15 WIB
Hujan monsun yang belum pernah terjadi sebelumnya membanjiri sepertiga negara itu menewaskan hampir 1.600 orang dan menggusur lebih dari...
AFP

Protes Kematian Mahsa Amini di Iran Kembali Bergejolak

👤Ferdian Ananda Majni 🕔Sabtu 24 September 2022, 17:00 WIB
Iran telah memberlakukan pembatasan ketat pada penggunaan internet dalam upaya untuk menghambat pengunjuk rasa berkumpul dan menghentikan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya