Selasa 19 Januari 2021, 23:55 WIB

Taiwan Batalkan Festival Besar Lampion

Mediaindonesia.com | Internasional
Taiwan Batalkan Festival Besar Lampion

ANTARA/Anis Efizudin.
Ilustrasi.

 

Taiwan pada Selasa membatalkan festival besar selama liburan Tahun Baru Imlek mendatang karena pulau itu melaporkan empat kasus Covid-19 yang ditularkan secara lokal, yang merupakan peningkatan kasus harian terbesar dalam hampir 11 bulan.

Festival Lampion Taiwan, perayaan tahunan untuk menandai akhir Tahun Baru Imlek yang akan datang pada pertengahan Februari, akan dibatalkan tahun ini karena Covid-19.

"Ini keputusan yang sulit, tetapi pencegahan pandemi adalah prioritas utama kami," kata Menteri Perhubungan Lin Chia-lung kepada wartawan, Selasa (19/1).

Festival yang menampilkan lampion-lampion besar dan pertunjukan kembang api ini menarik ratusan ribu pengunjung setiap tahun dan telah menjadi nilai jual utama bagi otoritas setempat untuk menarik wisatawan dari luar negeri.

Lin Chih-Chien, wali kota Hsinchu, tempat festival itu akan diadakan, mengatakan beberapa perusahaan teknologi di sana telah meminta otoritas untuk membatalkan acara tersebut, dengan alasan kekhawatiran wabah lokal yang membatasi produksi di pusat teknologi yang menampung perusahaan-perusahaan termasuk pembuat sirkuit terpadu (chip) terbesar di dunia Taiwan Semiconductor Manufacturing Co Ltd.

Pengumuman itu muncul tak lama setelah Taiwan melaporkan empat kasus COVID-19 yang ditularkan secara lokal, terbanyak sejak 29 Februari. Keempat kasus terkait dengan wabah di rumah sakit Taoyuan dan kementerian kesehatan Taiwan berencana untuk memindahkan lebih dari 200 pasien keluar dari rumah sakit ke bangsal isolasi.

“Kami sangat menyarankan agar acara berskala besar dibatalkan. Situasi berada di bawah kendali kami saat ini karena kasus-kasus tersebut dapat dilacak dengan jelas," kata Menteri Kesehatan Chen Shih-chung.

Taiwan, yang telah mengendalikan pandemi dengan baik berkat metode pencegahan dini dan efektif, telah dibuat bingung oleh transmisi domestik baru, pertama pada bulan Desember dan sekarang di rumah sakit di kota utara Taoyuan.

Telah dilaporkan 868 kasus, sebagian besar dari luar negeri, termasuk tujuh kematian, dengan 102 orang dirawat di rumah sakit. (Ant/OL-12)

Baca Juga

OSHIKAZU TSUNO / POOL / AFP

Tokyo Perpanjang Keadaan Darurat Covid-19 Hingga 21 Maret

👤mediaindonesia.com 🕔Jumat 05 Maret 2021, 10:51 WIB
Dalam keadaan darurat, pemerintah telah meminta restoran dan bar tutup pada pukul 8 malam serta berhenti menyajikan alkohol satu jam lebih...
Tiziana FABI / AFP

Italia Blokade Ekspor Vaksin Covid-19 AstraZeneca ke Australia

👤 Nur Aivanni 🕔Jumat 05 Maret 2021, 09:53 WIB
Dalam sebuah pernyataan, Kementerian Luar Negeri Italia mengatakan bahwa pengiriman tersebut dihentikan karena terus kekurangan vaksin di...
AFP

Kementerian dan Konglomerat Militer Myanmar Masuk Daftar Hitam AS

👤Nur Aivanni 🕔Jumat 05 Maret 2021, 08:45 WIB
AS menambahkan Kementerian Pertahanan dan Kementerian Dalam Negeri serta konglomerat militer teratas di Myanmar dalam daftar...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya