Headline

Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.  

Virus Baru Muncul di Colorado

Nur Aivanni
31/12/2020 01:10
Virus Baru Muncul di Colorado
Virus korona(Dok. Istimewa)

NEGARA Bagian Colorado di AS mencatat kasus pertama untuk varian virus korona yang sangat menular dan baru-baru ini muncul di
Inggris.

“Hari ini kami menemukan kasus pertama covid-19 varian B.1.1.7 pada seorang pria di Colorado, varian yang sama yang ditemukan di Inggris,” kata Gubernur Negara Bagian Colorado, Jared Polis, kemarin.

Dia melampirkan pernyataan resmi dari pejabat kesehatan negara bagian yang mengatakan bahwa orang tersebut adalah laki-laki berusia 20-an yang saat ini diisolasi di Elbert County dan tidak memiliki riwayat melakukan perjalanan.

Individu tersebut tidak memiliki kontak dekat, tetapi situasinya akan terus dipantau secara ketat. Pihak berwenang pun sedang bekerja untuk mengidentifikasi kasus potensial lainnya melalui pelacakan kontak.

Menurut badan kesehatan Uni Eropa, lebih dari 3.000 kasus varian baru korona telah dilaporkan di Inggris, dan puluhan negara lainnya. Di Afrika Selatan, lebih dari 300 kasus varian lain korona telah tercatat. Tiga kasus dari varian tersebut telah dikonfirmasi di Eropa dua di Inggris dan satu di Finlandia tetapi ketiganya terkait dengan orang yang kembali dari Afrika Selatan.

Sementara itu, seorang politikus AS dari Louisiana meninggal karena covid-19, kemarin. Anggota Kongres dari Partai Republik, Luke Letlow, 41, merupakan anggota Kongres AS pertama yang meninggal karena penyakit tersebut.

“Dengan berat hati, @FirstLadyOfLA dan saya menyampaikan belasungkawa kami kepada keluarga anggota Kongres terpilih, Luke Letlow, yang meninggal setelah berjuang melawan covid-19,” cuit Gubernur Louisiana John Bel Edwards.

Edwards mengatakan sangat bersedih karena Letlow tidak bisa mengabdi sebagai anggota Kongres dari Louisiana. Letlow meninggalkan istrinya, Julia Barnhill Letlow, dan dua anaknya.

Letlow telah mengumumkan pada 18 Desember bahwa dia dinyatakan positif covid-19 dan dikarantina di rumah. Dia dirawat di rumah sakit tiga hari kemudian.

AS telah mengalami lonjakan kasus virus korona dalam beberapa bulan terakhir. Hingga awal pekan ini, negara itu telah mencatat 19.526.228 kasus dengan 337.918 kematian. 


Kritik Biden

Presiden terpilih AS Joe Biden mengkritik lambannya peluncuran vaksin yang dipimpin pemerintahan Trump. “Beberapa minggu yang lalu pemerintahan Trump menyebutkan bahwa 20 juta warga Amerika dapat divaksinasi pada akhir Desember. Dengan hanya beberapa hari tersisa di bulan Desember, sejauh ini kita hanya memvaksinasi beberapa juta,” kata Biden.

Biden mengatakan bakal mengerahkan seluruh kemampuannya untuk meningkatkan upaya vaksinasi, dengan target memberikan 100 juta inokulasi dalam 100 hari pertamanya di Gedung Putih.

Setelah dilantik pada 20 Januari 2021 mendatang, Biden mengatakan bahwa dia akan memanfaatkan Undang-Undang Produksi Pertahanan untuk meningkatkan produksi bahan yang dibutuhkan untuk vaksin, dan meluncurkan kampanye edukasi publik untuk meningkatkan penerimaan vaksin. (AFP/Aiw/X-11)
 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Msyaifullah
Berita Lainnya