Headline

Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.  

Pandemi di AS Memburuk

MI
23/12/2020 01:00
Pandemi di AS Memburuk
Pandemi di AS memburuk(AFP)

PANDEMI covid-19 terus memburuk di Amerika Serikat dan telah merenggut lebih dari 18.000 nyawa dalam sepekan terakhir, naik hampir 7% daripada pekan sebelumnya.

Dari data Center for Systems Science and Engineering (CSSE) di Johns Hopkins University, jumlah total kasus covid-19 di Amerika Serikat hingga kemarin sudah mencapai 18 juta.

Meskipun pejabat kesehatan meminta warga untuk tidak bepergian selama musim liburan akhir tahun, ada 3,2 juta orang diperiksa di bandara AS pada pekan lalu.

Dikhawatirkan, lonjakan infeksi dari dampak musim liburan tersebut dapat membebani rumah sakit. Pasalnya, beberaparumah sakit sudah mencapai kapasitas maksimalnya.

Meskipun telah mulai melakukan vaksinasi kepada warganya, Negeri Paman Sam ini mungkin perlu waktu berbulan-bulan sebelum suntikan itu mampu mengurangi wabah virus korona. Presiden terpilih AS, Joe Biden, juga kemarin menjalani vaksinasi dan ditayangkan di televisi.

Tennessee, California, dan Rhode Island memiliki kasus baru per kapita tertinggi di negara itu. Dalam hal kematian per kapita, Negara Bagian Iowa, South Dakota, dan Rhode Island adalah yang paling terpukul. 

Menurut data dari Covid Tracking Project, tercatat 11,3% tes kembali positif untuk virus di seluruh Amerika Serikat. Sementara itu, 31 dari 50 negara bagian memiliki tingkat tes positif 10% atau lebih tinggi. Angka tertinggi tersebut terjadi di Iowa dan Idaho dengan lebih dari 40% positif.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menganggap tingkat tes positif di atas 5% sudah mengkhawatirkan karena itu menunjukkan ada lebih banyak kasus di masyarakat yang belum terungkap. (AFP/Nur/X-11)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Msyaifullah
Berita Lainnya