Sabtu 28 November 2020, 03:35 WIB

Donald Trump Siap Meninggalkan Gedung Putih

Donald Trump Siap Meninggalkan Gedung Putih

AFP
Presiden AS Donald Trump

 

PRESIDEN AS Donald Trump perlahan mulai mengakui kekalahannya. Dia mengatakan akan meninggalkan Gedung Putih jika electoral
college
memilih presiden dari Partai Demokrat, Joe Biden.

Biden memenangi pemilu dengan 360 suara electoral college, lebih banyak dari 270 suara yang dibutuhkan. Sebaliknya, Trump hanya meraih 232 suara.

Biden juga unggul dari Trump dengan mengumpulkan lebih dari 6 juta suara dalam popular vote.

Sejauh ini Trump telah menentang hasil pemilu dengan menolak mengakui kekalahannya dan membuat serangkaian klaim tak berdasar tentang dugaan penipuan surat suara hingga mengajukan gugatan hukum untuk menentang hasil di beberapa negara bagian seperti Pennsylvania dan Michigan.

Komentar terbaru Trump yang disampaikan kepada wartawan di Gedung Putih seusai berbincang dengan pasukan pada hari Thanksgiving tampaknya membawa dia selangkah lebih dekat untuk mengakui kekalahan dan mungkin menghilangkan kekhawatiran bahwa Trump akan terus memperjuangkan hasil pemilu.


Sulit menyerah

“Tentu saja saya akan, dan Anda tahu itu. Jika mereka melakukan itu, mereka membuat kesalahan,” kata Trump saat ditanya apakah dia akan meninggalkan Gedung Putih jika electoral college menentangnya. 

Namun, Trump mengatakan akan menjadi hal yang sangat sulit untuk menyerah dalam keadaan saat ini dan enggan mengatakan apakah dia akan menghadiri pelantikan Biden yang berlangsung pada 20 Januari 2021.

“Namun, saya pikir akan ada banyak hal yang terjadi antara sekarang dan 20 Januari. Banyak hal,” katanya.

“Penipuan besar-besaran telah ditemukan. Kita seperti negara dunia ketiga,” tegas Trump, tetapi tidak menawarkan bukti konkret dari penyimpangan pemungutan suara yang diklaimnya.

Upaya Trump dan tim suksesnya untuk membatalkan hasil di negara-negara bagian utama, baik dengan tuntutan hukum atau dengan menekan legislator negara bagian, telah gagal dan dia kehabisan cara.

Electoral college akan bertemu pada 14 Desember 2020 ketika setiap calon pemilih dari negara bagian akan memberikan suara mereka bagi pemenang pemilu di negara bagian. Hasil suara secara resmi akan dihitung Kongres AS pada 6 Januari 2021. (Aiw/Theguardian/I-1)

Baca Juga

 Adam TAYLOR / PRIME MINISTER OFFICE AUSTRALIA / AFP

Australia Izinkan Penggunaan Vaksin Covid-19, Pfizer-BioNTech

👤mediaindonesia.com 🕔Senin 25 Januari 2021, 15:31 WIB
Regulator kesehatan Australia merupakan salah satu yang pertama di dunia dalam menyelesaikan persetujuan secara komprehensif untuk vaksin...
AFP

Ribuan Warga Brasil Demo Minta Presiden Dimakzulkan

👤Atikah Ishmah Winahyu 🕔Senin 25 Januari 2021, 14:46 WIB
RIBUAN warga Brasil turun ke jalan dengan mobil mereka untuk menuntut pemakzulan Presiden Jair Bolsonaro atas penanganan pandemi covid-19...
Dok. Istimewa

ASN Kemenkum dan HAM Kalbar Diingatkan untuk Jaga Integritas

👤Mediaindonesia.com 🕔Senin 25 Januari 2021, 13:16 WIB
Kegiatan ini dilaksanakan di Aula Kantor Wilayah Kemenkumham Kalbar, serta pada UPT...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya