Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN terpilih AS Joe Biden mengatakan kurangnya koordinasi dengan pemerintahan Trump dalam penanganan pandemi virus korona baru (covid-19) akan menjadi tantangan terbesar di masa transisinya. Dia menyebut, Amerika akan mengalami musim dingin yang sangat gelap.
“Segalanya akan menjadi lebih sulit sebelum menjadi lebih mudah,” kata Biden dalam konferensi pers di Teater The Queen di Wilmington, Delaware, Senin (16/11).
Pandemi terus menjadi perhatian, dengan adanya 11 juta kasus di seluruh negeri dan hampir 250 ribu kematian. Transisi Biden ke Gedung Putih menjadi rumit dengan penolakan Presiden Donald Trump untuk mengakui hasil pemilihan 3 November.
Namun, Biden mengatakan, AS harus menentukan bagaimana memprioritaskan siapa saja yang paling membutuhkan vaksin dan mengoordinasikan distribusi vaksin dengan seluruh dunia. Menurutnya, ini merupakan pekerjaan yang sangat besar.
“Lebih banyak orang mungkin mati jika kita tidak berkoordinasi,” imbuhnya.
Distribusi vaksin
Dua perusahaan, Pfizer dan Moderna, telah mengumumkan hasil yang menjanjikan dalam pengembangan vaksin, tetapi perlu waktu berbulan-bulan untuk mendistribusikan vaksin secara luas ke puluhan juta orang.
“Mendapatkan vaksin dan vaksinasi adalah dua hal yang berbeda,” tuturnya.
“Semua orang yang berbincang dengan kami hari ini setuju bahwa semakin cepat kami memiliki akses ke rencana distribusi, semakin cepat transisi ini akan berjalan mulus,” jelasnya.
Biden mengaku tidak akan ragu untuk divaksin, tetapi dia ingin memberi contoh agar vaksin itu didistribusikan kepada yang paling membutuhkan.
“Satu-satunya alasan orang mempertanyakan vaksin itu sekarang adalah Donald Trump,” katanya.
Biden terus menganjurkan penggunaan masker dan mempraktikkan jaga jarak hingga vaksin didistribusikan. Dia memuji gubernur dari Partai Republik di North Dakota, Ohio, dan Utah yang telah mendukung penggunaan masker.
Akan tetapi, Biden mengatakan, para ahli kesehatan memperingatkannya bahwa pertemuan Thanksgiving seharusnya tidak melibatkan lebih dari 10 orang di setiap rumah. Selain itu, mereka juga dianjurkan untuk melakukan tes terlebih dahulu, mengenakan masker, dan menjaga jarak.
“Aku hanya ingin memastikan bahwa kita bisa bersama pada Thanksgiving berikutnya, Natal mendatang. Ini krisis internasional,” tandasnya. (USAToday/I-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved