Headline

Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.

AS Catat 200 Ribu Kasus Baru

Faustinus Nua
12/11/2020 00:20
AS Catat 200 Ribu Kasus Baru
Tenaga medis sedang memeriksa seorang warga di Amerika Serikat(AFP)

AMERIKA Serikat mencatat rekor 200.000 kasus covid-19 baru dalam satu hari, sekaligus menyoroti kebutuhan yang sangat mendesak
akan vaksin setelah hasil dari satu uji medis memicu optimisme di seluruh dunia.

Virus korona baru telah menginfeksi hampir 51 juta orang di seluruh dunia dengan lebih dari 1,2 juta kematian. Kemarin, 6.867 kematian baru tercatat di seluruh dunia dengan jumlah korban harian tertinggi di Prancis, Spanyol, dan AS.

AS tetap menjadi negara yang paling terpukul dengan lebih dari 10 juta kasus dan hampir 240.000 kematian. Dengan data baru yang mengejutkan sekarang termasuk rekor 60.000 rawat inap saat ini.

Pandemi ialah salah satu masalah utama pemilih dalam pemilihan presiden pekan lalu. Joe Biden, yang mengecam cara penanganan krisis oleh Presiden Donald Trump, segera mengumumkan gugus tugas covid-19 setelah dinyatakan sebagai presiden terpilih oleh media. “Kami masih menghadapi masa yang mengkhawatirkan,” kata Biden.

Trump, yang berulang kali bentrok dengan pakar pemerintahannya sendiri, sering menolak untuk mendukung pembatasan atau bahkan mengenakan masker di depan umum. Setelah pengumuman hasil vaksin Pfizer, dia mengklaim bahwa berita vaksin itu sengaja ditunda hingga setelah pemilihan untuk merusak citra dirinya.

Ada terobosan ketika Badan Pengawas Obat dan Makanan AS memberikan persetuju an darurat untuk perawatan antibodi sintetis  Bamlanivimab yang dikembangkan oleh perusahaan farmasi Eli Lilly. Bamlanivimab, yang terbukti mengurangi risiko rawat inap dan kunjungan ruang gawat darurat, merupakan obat besar pertama yang disetujui yang dirancang khusus untuk virus korona.


Pembatasan wilayah

Di Italia, pembatasan virus ditingkatkan di 5 dari 20 wilayah negara itu. Hongaria, salah satu negara yang paling terpukul dalam hal kematian, juga telah mengumumkan langkah-langkah baru yang akan diberlakukan.

Sementara itu, Albania memberlakukan jam malam. Presiden Estonia, Kersti Kaljulaid, mengisolasi diri setelah melakukan kontak dengan seseorang yang didiagnosis terdampak covid-19.

Di Yunani, pemerintah menghentikan penjualan barang-barang nonesensial di toko-toko besar untuk menghindari persaingan tidak sehat dengan toko-toko kecil yang terpaksa tutup, menyusul langkah serupa di Prancis.

Di Timur Tengah, Libanon mengumumkan penutupan wilayah selama dua minggu meskipun krisis ekonomi yang parah telah menghantam bisnis.

“Kami telah mencapai tahap bahaya kritis karena rumah sakit swasta dan umum tidak memiliki kapasitas untuk menerima kasus yang parah,” kata Perdana Menteri Hassan Diab.

Wilayah itu juga berduka atas kematian akibat komplikasi virus korona dari negosiator veteran Palestina Saeb Erekat. Dia ialah pencetus rencana untuk mengakhiri konfl ik dengan Israel melalui pembentukan negara Palestina merdeka.

Presiden Palestina Mahmud Abbas menyebut wafatnya Erekat sebagai kerugian besar bagi Palestina.

Vanuatu kemarin mencatat kasus pertama untuk covid-19. Hal itu mengakhiri status negara kepulauan di Pasifi k itu sebagai salah satu dari sedikit negara di dunia yang tetap bebas virus.

Seorang pria berusia 23 tahun yang baru saja kembali dari Amerika Serikat dipastikan mengidap virus setelah diuji saat berada di karantina.

Pria yang tidak menunjukkan gejala tersebut telah diisolasi dari penumpang lain selama penerbangannya ke Vanuatu sebagai tindakan pencegahan. (AFP/Nur/X-11)
 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Msyaifullah
Berita Lainnya