Jumat 30 Oktober 2020, 23:20 WIB

UE akan Danai Transfer Pasien Korona Lintas Batas

UE akan Danai Transfer Pasien Korona Lintas Batas

AFP
Presiden Komisi UE Ursula von der Leyen

 

PRESIDEN Komisi UE Ursula von der Leyen, pada Kamis, mengatakan pihaknya telah menyisihkan 220 juta euro untuk mentransfer pasien covid19 dari negara-negara anggota yang terkena dampak paling parah ke negara tetangga yang memiliki tempat tidur rumah sakit cadangan.

Setelah konferensi video dengan 27 pemimpin negara anggota Uni Eropa, Von der Leyen meminta agar dikumpulkan data virus korona. Pasalnya, penggunaan uang yang baik juga membutuhkan informasi yang baik.

Seruan koordinasi yang lebih besar tersebut dilakukan untuk merespons wabah korona yang sekali lagi melanda Eropa dalam gelombang kedua.

Para pemimpin diminta untuk tidak menutup perbatasan satu sama lain, tetapi bekerja sama untuk berbagi teknik terbaik untuk mengendalikan virus dan mempersiapkan distribusi vaksin.

Menurut juru bicaranya, Kanselir Jerman Angela Merkel mengatakan kepada para pemimpin bahwa pendekatan Eropa yang terkoordinasi
sangat penting dalam memerangi pandemi.

“Khusus untuk Jerman, sebagai negara di tengah-tengah Eropa, penting agar perbatasan tetap terbuka, ada siklus ekonomi yang berfungsi dan kita bersama-sama memerangi pandemi,” katanya.

Von der Leyen mengatakan pengujian virus korona secara besar-besaran akan menjadi kunci untuk melewati krisis tersebut dan meminta negaranegara Uni Eropa untuk mengadopsi standar bersama untuk tes cepat (rapid test) antigen.

“Ini kemudian akan memungkinkan kami untuk mendeskripsikan pengaturan yang optimal untuk berbagai bentuk tes,” katanya.

Sementara itu, Inggris dilaporkan terus berupaya untuk tidak mengikuti langkah Jerman dan Prancis dalam memberlakukan aturan pembatasan lockdown (karantina wilayah) kedua kalinya.

Ketika pandemi COVID-19 menyebar ke seluruh dunia, Eropa menjadi episentrum di mana benua ini menghadapi potensi kemerosotan ekonomi yang berkepanjang, bersamaan dengan krisis kesehatan masyarakat.

“Jumlah total kasus yang dikonfirmasi telah berpindah dari 7 menjadi 9 juta hanya dalam 14 hari, dan, hari ini, Eropa melampaui tonggak 10 juta kasus,” jelas Hans Kluge, direktur regional Eropa di Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). (Nur/AFP/I-1)


 

Baca Juga

AFP/Jim Watson.

Biden Sebut Amerika Serikat tidak akan Terintimidasi oleh Putin

👤Ferdian Ananda Majni 🕔Sabtu 01 Oktober 2022, 18:39 WIB
Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg menyebut pencaplokan itu sebagai eskalasi paling serius sejak dimulainya...
AFP/Sergei Karpukhin.

Putin Caplok Wilayah Ukraina, Zelensky Bersumpah Beri Perlawanan

👤Ferdian Ananda Majni 🕔Sabtu 01 Oktober 2022, 17:31 WIB
Presiden Rusia Vladimir Putin menggelar upacara akbar di Moskow pada Jumat (30/9) untuk merayakan pencaplokan empat bagian Ukraina yang...
AFP/UGC.

Iran Tangkap Warga Negara Asing terkait Protes Mahsa Amini

👤Ferdian Ananda Majni 🕔Sabtu 01 Oktober 2022, 17:25 WIB
Iran mengatakan bahwa sembilan orang asing ditangkap selama protes jalanan mematikan yang dipicu oleh kematian wanita Kurdi Mahsa...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya