Kamis 22 Oktober 2020, 01:05 WIB

Trump Janjikan Pemulihan Ekonomi

Faustinus Nua | Internasional
Trump Janjikan Pemulihan Ekonomi

AFP
Presiden Amerika Serikat Donald Trump

 

PRESIDEN Donald Trump berkampanye di Negara Bagian Pennsylvania yang menjadi medan pertarungan penting, kemarin.

Dia mengatakan pentingnya masa jabatan kedua di Gedung Putih untuk memastikan pemulihan pandemi virus korona baru dan memperbaiki ke jatuhan ekonomi Amerika Serikat.

Pada rapat umum di bandara Kota Erie, Trump menyampaikan bahwa Pennsylvania dapat menempatkannya di posisi teratas dalam pemilihan 3 November.

Di samping itu, dia memperingatkan bahwa saingannya dari Partai Demokrat, Joe Biden, akan menghancurkan industri energi dan manufaktur di Pennsylvania.

“Ini pemilihan antara pemulihan ekonomi, yang sedang terjadi saat ini, atau memilih depresi ekonomi di bawah Biden,” kata Trump kepada para pendukungnya.

“Jika Anda ingin sekolah kembali dibuka, ekonomi membaik dan negara yang aman, sehat, dan berkembang, pilih saya,” katanya.

Perjalanan Trump ke Pennsylvania terjadi sehari sebelum bos lama Biden, mantan Presiden Barack Obama, akan berkampanye di negara bagian itu untuk Demokrat. Obama dinilai akan berpe ran penting dalam memutuskan siapa yang akhirnya memenangi pemilihan ke Gedung Putih. 

Penanganan atas pandemi virus korona, yang telah menewaskan lebih dari 220 ribu orang di Amerika Serikat dan membuat jutaan orang kehilangan pekerjaan, telah berdampak pada prospek terpilihnya kembali Trump sebagai presiden.

Biden mengkritik Trump yang disebutnya gagal menghadapi pandemi dan terlalu cepat membuka kembali ekonomi, serta meremehkan langkah-langkah keamanan seperti menjaga jarak sosial dan menge nakan masker.

Jajak pendapat menunjukkan lebih banyak orang Amerika memercayai Biden daripada Trump untuk memimpin krisis kesehatan.

Dengan dua minggu tersisa, lebih dari 35 juta orang Amerika telah memberikan suara lebih awal berdasarkan data dari Proyek Pemilu AS milik Uni versitas Florida. Itu mewakili lebih dari seperempat total suara dalam Pemilihan Presiden 2016.


Pencalonan Barrett

Senat AS akan memberikan suara pada pekan depan untuk mengonfirmasikan pencalonan Amy Coney Barrett menjadi hakim Mahkamah Agung. Itu berarti akan dilakukan delapan hari menjelang pemilihan presiden AS.

“Kami akan memberikan suara untuk mengonfirmasikan calon hakim Barrett Senin (26/10) depan,” kata Senator Partai Republik Mitch McConnell dalam konferensi pers. 

Barrett, 48, dicalonkan Presiden AS Donald Trump untuk menggantikan Ruth Bader Ginsburg di pengadilan tertinggi negara itu. 

Jika Barrett disetujui, itu akan membuat kaum konservatif menjadi mayoritas, yakni 6 banding 3. Di sisi lain, para senator Demokrat mendesak rekanrekan mereka dari Republik untuk menghormati janji empat tahun lalu untuk tidak menempatkan calon hakim jelang pemilihan presiden.

Partai Republik memiliki mayoritas 53-47 di Senat. Meskipun dua senator Republik mengatakan mereka tidak akan memilih, Barrett hampir pasti akan dikonfirmasikan.

Komite Kehakiman Senat, yang mayoritas dari Partai Republik, diharapkan untuk menyetujui pencalonan Barrett pada pekan ini dan mengirimkannya ke Senat untuk pemungutan suara. (AFP/Nur/X-11)
 

Baca Juga

AFP/Joseph Eid

PBB Hapus Ganja dari Daftar Obat Berbahaya

👤Atikah Ishmah Winahyu 🕔Kamis 03 Desember 2020, 14:41 WIB
Langkah Badan Kebijakan Obat PBB menyusul rekomendasi dari WHO, yang ingin mempermudah penelitian ganja untuk kepentingan...
AFP/Anthony WALLACE

Aktivis Prodemokrasi Hong Kong Jimmy Lai Didakwa Penipuan

👤Basuki Eka Purnama 🕔Kamis 03 Desember 2020, 11:55 WIB
Pria berusia 73 tahun itu merupakan pemilik Apple Daily, tabloid terlaris di Hong Kong yang dengan tegas menyatakan diri sebagai...
AFP/SAUL LOEB

Trump Isyaratkan Maju Lagi dalam Pilpres 2024

👤Nur Aivanni 🕔Kamis 03 Desember 2020, 11:24 WIB
Trump telah membahas kemungkinan dengan para pembantu dekatnya untuk meluncurkan kampanyenya untuk 2024 pada 20 Januari 2021, yang...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya