Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
AMERIKA Latin telah mulai melanjutkan kehidupan sosial dan publik yang normal pada saat pandemi covid-19 masih membutuhkan intervensi pengendalian.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperingatkan dampak yang lebih luas dari pelonggaran dini itu mengingat belum ada vaksin yang bisa menghentikan penyebaran virus secara efektif.
Benua tersebut kini telah ditimpa oleh sekitar 8,4 juta kasus covid-19 dan lebih dari 314.000 kematian. Kedua angka itu merupakan yang tertinggi untuk kategori wilayah di dunia.
Direktur Regional WHO, Carissa Etienne, mengatakan kasus virus korona di daerah perbatasan Kolombia dengan Venezuela telah meningkat sepuluh kali lipat dalam dua minggu terakhir.
Tingkat kematian juga meningkat di beberapa bagian di Meksiko. Tren serupa terlihat di Ekuador, Kosta Rika dan Bolivia. Pola yang sama juga muncul di Argentina.
“Meski seluruh dunia sedang berlomba mengembangkan alat baru untuk mencegah dan menyembuhkan covid-19, tetapi vaksin yang aman, efektif, serta dapat diproduksi dan dikirim dalam skala besar masih belum tersedia,” kata Etienne.
“Membuka wilayah terlalu dini akan memberi lebih banyak ruang kepada virus untuk menyebar dan menimbulkan risiko besar untuk warga,” katanya.
Etienne menambahkan pemerintah harus sangat hatihati karena membuka kembali pariwisata dapat menyebabkan kemunduran. Hal itu telah terjadi di Karibia, yakni beberapa negara yang sebelumnya dulu hampir tidak memiliki kasus covid-19 kini mengalami lonjakan ketika pariwisata dibuka.
Korban hampir 1 juta
Data terbaru AFP mengatakan covid-19 telah menewaskan setidaknya 936.095 orang sejak wabah muncul di Tiongkok pada Desember lalu. Kemudian sedikitnya ada 29.633.590 kasus dan sekitar 19.787.400 orang yang sekarang dianggap sembuh.
Berdasarkan laporan terakhir, negara dengan kematian baru terbanyak adalah India dengan 1.290 kematian, diikuti oleh Amerika Serikat dengan 1.250 dan Brasil dengan 1.113. Negara dengan jumlah kematian tertinggi dibandingkan dengan jumlah penduduknya ialah Peru dengan 94 kematian per 100 ribu penduduk, diikuti oleh Belgia dengan 86 kematian, Spanyol 64, Bolivia 64, dan Cile dengan 63.
India kemarin kembali mengalami lonjakan kasus harian covid-19 yaitu 97.894 kasus. Total terdapat 5,1 juta kasus dengan 83.198 orang yang meninggal. Di Spanyol, pemerintah daerah Madrid berencana menutup wilayahnya.
Madrid menyumbang sekitar sepertiga dari kasus virus korona aktif di Spanyol dengan insiden yang lebih tinggi di lingkungan dengan kepadatan tinggi dan berpenghasilan rendah, terutama di selatan ibu kota.
Sejak pembatasan pergerakan dicabut dan pengujian massal dimulai pada akhir Juni, jumlah kasus covid-19 telah meningkat di Spanyol dari beberapa ratus sehari menjadi ribuan. Kematian juga meningkat menjadi 50-60 per hari dalam dua minggu terakhir. (Hym/X-11)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved