Rabu 05 Agustus 2020, 05:28 WIB

Palang Merah Lebanon Sebut Banyak Korban masih Terperangkap

Antara | Internasional
Palang Merah Lebanon Sebut Banyak Korban masih Terperangkap

PATRICK BAZ / AFP
Palang Merah Lebanon membawa perempuan yang terluka akibat ledakan yang terjadi di sekitar Pelabuhan Beirut, Selasa (4/8/2020).

 

KEPALA Palang Merah Lebanon George Kettaneh mengatakan ratusan orang yang terluka dalam ledakan di Pelabuhan Beirut saat ini berada di rumah sakit. Namun masih banyak korban terperangkap di rumah-rumah yang rusak akibat ledakan tersebut. Ia mengatakan kepada media setempat bahwa tidak ada angka pasti jumlah korban yang terluka karena banyak yang masih terperangkap di rumah-rumah dan di dalam wilayah ledakan. Yang lainnya diselamatkan dengan perahu.

Media Lebanon LBCI mengutip Hotel Dieu Hospital di Beirut yang mengatakan bahwa mereka merawat lebih dari 500 orang dan tidak dapat menerima lebih dari itu. Puluhan orang yang terluka perlu operasi, kata rumah sakit itu seraya meminta sumbangan darah.

baca juga: Pihak Keamanan Duga Ledakan di Beirut dari Gudang Bahan Peledak
  
Rekaman ledakan yang beredar di publik melalui media sosial menunjukkan asap naik dari distrik pelabuhan yang diikuti oleh ledakan besar. Sumber keamanan dan sumber medis mengatakan setidaknya 10 jenazah dibawa ke rumah sakit. (OL-3)
 

Baca Juga

AFP/Anthony WALLACE

Aktivis Prodemokrasi Hong Kong Jimmy Lai Didakwa Penipuan

👤Basuki Eka Purnama 🕔Kamis 03 Desember 2020, 11:55 WIB
Pria berusia 73 tahun itu merupakan pemilik Apple Daily, tabloid terlaris di Hong Kong yang dengan tegas menyatakan diri sebagai...
AFP/SAUL LOEB

Trump Isyaratkan Maju Lagi dalam Pilpres 2024

👤Nur Aivanni 🕔Kamis 03 Desember 2020, 11:24 WIB
Trump telah membahas kemungkinan dengan para pembantu dekatnya untuk meluncurkan kampanyenya untuk 2024 pada 20 Januari 2021, yang...
AFP/DOUGLAS MAGNO

Brasil Buka Diri untuk Persetujuan Vaksin Covid-19

👤Atikah Ishmah Winahyu 🕔Kamis 03 Desember 2020, 10:20 WIB
Anvisa mengatakan, otorisasi akan dianalisis berdasarkan kasus per kasus dan vaksin tersebut harus dalam uji coba tahap akhir di...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya