Senin 27 April 2020, 06:25 WIB

Arab Saudi Hapus Hukuman Mati bagi Anak di Bawah Umur

Widhoroso | Internasional
Arab Saudi Hapus Hukuman Mati bagi Anak di Bawah Umur

DOK MI
Ilustrasi

 

PEMERINTAH Arab Saudi melakukan reformasi hukuman mati yang selama ini diterapkan. Pelaku tindakan kriminal yang masih di bawah umur tidak akan mendapat hukuman mati namun hanya akan menjalani hukuman penjara.

"Hukuman mati bagi pelaku tindak kejahatan yang masih di bawah umur dihapuskan. Mereka nantinya akan menjalani hukuman penjara maksimal 10 tahun di fasilitas penahanan remaja," ujar Presiden Komisi Hak Asasi Arab Saudi Awwad Alawwad

Keputusan ini akan menyelamatkan nyawa enam orang yang dari hukuman mati. Keenam orang tersebut dituduh terlibat dalam demo antipemerintah saat mereka masih berusia di bawah 18 tahun.    

Pejabat hak asasi manusia PBB tahun lalu telah mengajukan permohonan agar Arab Saudi membatalkan rencana menjatuhan hukuman mati kepada keenam orang tersebut.

"Ini adalah hari yang penting bagi Arab Saudi. Dekrit itu membantu kita dalam membuat hukum pidana yang lebih moderen," tambahnya.

Arab Saudi merupakan negara dengan angka hukuman mati tertinggi di dunia. Pelaku aksi terorisme, pembunuhan, perkosaan, perampokan bersenjata, dan penyelundupan narkotika akan mendapat hukuman mati.   

Tahun lalu, sedikitnya 187 orang menjalani hukuman mati di Arab Saudi. Jumlah tersebut menjadi yang tertinggi sejak 1995 saat 195 orang dihukum mati. Untuk tahun ini, sejak Januari lalu, telah 12 orang menjalani hukuman yang sama. (AFP/R-1)

Baca Juga

MI/ADAM DWI

Kemlu: BNPB Berperan Penting dalam Fasilitasi Internasional

👤Atikah Ishmah Winahyu 🕔Sabtu 05 Desember 2020, 20:50 WIB
BNPB telah berperan aktif dalam membantu adanya fasilitasi...
AFP/Jaafar Ashtiyeh

Bahrain Tolak Produk Impor dari Permukiman Ilegal Israel

👤Mediaindonesia.com 🕔Sabtu 05 Desember 2020, 19:40 WIB
Bahrain dan Uni Emirat Arab meresmikan hubungan dengan Israel pada 15 September di bawah kesepakatan yang disponsori Amerika...
AFP/Patrick Semansky

Qatar Anggap Perjanjian Abraham tidak Membantu Palestina

👤Mediaindonesia.com 🕔Sabtu 05 Desember 2020, 18:15 WIB
Menteri Luar Negeri Qatar Mohammed bin Abdulrahman Al Thani juga menyampaikan masalah Palestina harus menjadi inti dari perjanjian...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya