Headline

“Damai bukan sekadar absennya perang. Ia adalah kebajikan,” tulis filsuf Baruch Spinoza.

Arab Saudi Lakukan Gencatan Senjata di Yaman karena Korona

Widhoroso
09/4/2020 03:50
Arab Saudi Lakukan Gencatan Senjata di Yaman karena Korona
Konflik di Yaman yang melibatkan koalisi militer pimpinan Arab Saudi hingga kini belum mereda.(AFP/MOHAMMED HUWAIS)

KOALISI militer yang dipimpin Arab Saudi yang saat ini memerangi kelompok pemberontak Huthis di Yaman, mengumumkan gencatan senjata selama dua pekan yang dimulai Kamis (9/4). Gencatan senjata dilakukan dalam upaya untuk memerangi penyebaran virus korona (Covid-19) yang mematikan.

"Kami mengumumkan akan melakukan gencatan senjata yang dimulai hari ini selama dua pekan. Kami memperkirakan Kelompok Huthi akan menerima hal ini. Kami akan bersiap memerangi Covid-19 di Yaman," jelas seorang pejabat senior Arab Saudi.

Belum ada respon dari Kelompok Huthi soal tawaran gencatan senjata yang diajukan. "Namun, kami akan membalas jika mereka tetap melakukan serangan," ujar pejabat tersebut.

Arab Saudi, memimpin koalisi militer untuk memerangi kelompok pemberontak di Yaman sejak 2015 silam. Intensitas pertempuran antara koalisi militer dengan kelompok Huthi meningkat beberapa waktu lalu distrik Al-Jouf dan Marib yang merupakan kawasan strategis di utara Yaman.

Walau sistem kesehatan masyarakat di Yaman sangat buruk, sejauh ini tidak mencatat kasus COVID-19. Namun, kelompok-kelompok kemanusiaan  telah memperingatkan bahwa ketika Covid-19 melanda Yaman, dampaknya akan menjadi bencana besar. Oleh PBB, apa yang terjadi di Yaman saat ini dinilai sebagai krisis kemanusiaan terburuk di dunia.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Widhoroso
Berita Lainnya