Rabu 12 Februari 2020, 06:36 WIB

Korban Tewas Virus Korona di Tiongkok Kini 1.110 Orang

Basuki Eka Purnama | Internasional
Korban Tewas Virus Korona di Tiongkok Kini 1.110 Orang

AFP/NOEL CELIS
Seorang petugas keamanan memeriksa suhu tubuh seorang warga di komplek perumahan di Shanghai, Tiongkok.

 

JUMLAH korban tewas akibat wabah virus korona di Tiongkok per Rabu (12/2) naik menjadi 1.110 orang setelah Provinsi Hubei melaporkan 94 pasien meninggal dunia.

Dalam laporan harinnya, Komisi Kesehatan Hubei juga mengonfirmasi 1.638 kasus baru di provinsi pusat penyebaran wabah virus korona pada Desember itu.

Saat ini ada lebih dari 44.200 kasus virus korona di berbagai penjuru Tiongkok berdasarkan keterangan resmi dari pemerintah 'Negeri Tirai Bambu' itu.

Virus baru itu diduga muncul pada tahun lalu di sebuah pasar yang menjual hewan liar di ibu kota Provinsi Hubei, Wuhan.

Baca juga: WHO Namakan Virus Korona Baru COVID-19

Virus itu kini diberi nama resmi COVID-19 dalam sebuah konferensi di Jenewa yang digelar Badan Kesehatan Dunia (WHO).

Kepala WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus, Selasa (11/2), mengatakan meski 99% kasus virus korona terjadi di Tiongkok, kondisi saat ini masih darurat dan sangat mengancam bagi wilayah lain di dunia.

Karenanya, dia mendesak negara-negara di dunia untuk berbagi data agar bisa membantu penelitian penyakit tersebut. (AFP/OL-1)

 

Baca Juga

AFP/MIGUEL RIOPA

Rebelo de Sousa Terpilih Kembali Sebagai Presiden Portugal

👤Basuki Eka Purnama 🕔Senin 25 Januari 2021, 06:51 WIB
Presiden petahana, yang memang diprediksikan akan terpilih kembali itu, meraih 61,6% suara setelah sekitar 98% suara...
AFP/Handout / KOS GROUP

Pasokan Vaksin Terlambat, Italia Gugat Pfizer dan AstraZeneca

👤Basuki Eka Purnama 🕔Senin 25 Januari 2021, 06:42 WIB
Perdana Menteri Italia Giuseppe Conte mengatakan keterlambatan pasokan vaksin covid-19 tidak dapat diterima dan merupakan pelanggaran...
AFP/Paul ELLIS

Mantan Menkes Inggris Minta Warga Gunakan Masker Medis

👤Atikah Ishmah Winahyu 🕔Senin 25 Januari 2021, 06:23 WIB
Beberapa ahli penyakit khawatir masker kain, yang sering kali merupakan buatan sendiri, tidak cukup ampuh mencegah penyebaran varian baru...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya