Senin 20 Januari 2020, 14:50 WIB

Spesies Langka Terdampak Kebakaran di Australia

Deri Dahuri | Internasional
Spesies Langka Terdampak Kebakaran di Australia

AFP
Kebakaran semak belukar melebar hingga kawasan hiutan di Australia

 

KEBAKARAN semak belukar di Australia telah menghanguskan lebih dari setengah kawasan hutan yang menjadi habitat 100 tanaman dan satwa langka, termasuk 32 spesies yang terancam punah. Demikian penjelasan dari pemerintah Australia, pada Senin (20/1).

Para pakar satwa dan tanaman mengaku sangat cemas bahwa lebih dari satu juta milar satwa mati akibat kebakaran semak belukar yang telah menghancurkan kawasan hutan di wilayah timur dan selatan Australia selama beberapa bulan.

Tak hanya tanaman dan satwa liar yang turut mati, 28 orang juga dilaporkan meninggal akibat kebakaran yang menghanguskan kawasan hutan ‘Negeri Kanguru.’ Kebakaran ini lebih besar dari insiden kebakaran yang terjadi di Portugal.

Pejabat Australia juga mengatakan bahwa perlu beberapa pekan lagi untuk memastikan dapat melintasi jalan tol yang berada di sekitar kawasan hutan yang masih terbakar.

Akibat lain yang mencemaskan, seperti dinyatakan Departemen Lingkungan dan Energi Australia, Senin (20/1) menyatakan, telah mengeluarkan daftar awal bahwa 10% dari habitat spesies tanaman, satwa, dan serangga yang langka terdampak kebakaran.

Lebih dari 80% atau sekitar 49 habitat spesies langka berkurang. Sementara itu, 65 spesies lainnya mencapai 50%-89% terdampak kebakaran.

Sally Box, Komisioner dari Departemen Spesies Langka, mengatakan hasil dari survei ialah langkah pertama untuk mengetahui dampak dari kebakaran terhadap spesies tanaman dan satwa langka.

"Beberapa spesies lebih rentan terhadap kebakaran dari spesias lainnya dan sejumlah area terbakar lebih parah jika dibandingkan dengan area lainnya. Sejauh ini masih perlu analasis lagi sebelum kita dapat mendapat akses penuh ke area yang terdampak kebakaran,” kata Sally Box.

Kebakaran telah membuat dampak besar bagi 272 spesies tanaman, 16 spesies mamalia, 14 spesies katak, sembilan spesies burung, tujuh spesies reptil, empat spesies serangga, dan satu spesies laba-laba, jelas Departemen Spesies Langka.

Tak hanya itu, 32 spesies langka juga terkena dalam kebakaran termasuk tanaman, katak, kura-kura, dan tiga jenis burung. (AFP/OL-13)

Baca Juga

LLUIS GENE/AFP

Rekor Harian Covid-19 di Spanyol Tembus 44.357 Kasus Sehari

👤mediaindonesia.com 🕔Jumat 22 Januari 2021, 10:14 WIB
Kementerian Kesehatan Spanyol melaporkan bahwa korban meninggal akibat Covid-19 bertambah 404 orang sehingga total angka kematian...
MANDEL NGAN / AFP

Joe Biden Kembali Gandeng WHO Perangi Covid-19

👤Nur Aivanni 🕔Jumat 22 Januari 2021, 08:37 WIB
Pemerintah Amerika Serikat di bawah kepemimpinan Presiden Joe Biden akan melanjutkan pendanaannya untuk Organisasi Kesehatan Dunia...
AFP/RINGO CHIU

Atasi Pandemi, Biden Perketat Aturan Penggunaan Masker

👤Nur Aivanni 🕔Jumat 22 Januari 2021, 08:28 WIB
Ada perintah karantina untuk pelancong yang baru datang ke Amerika Serikat dan wajib mengenakan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya