Minggu 24 November 2019, 12:30 WIB

Warga Hong Kong Beramai-Ramai Ikut Pemilu

Basuki Eka Purnama | Internasional
Warga Hong Kong Beramai-Ramai Ikut Pemilu

AFP/YE AUNG THU
Warga Hong Kong mengantre untuk memberikan suara mereka dalam pemilu

 

WARGA Hong Kong berbondong-bondong memberikan suara mereka untuk memilih anggota perwakilan distrik, Minggu (24/11). Hal itu diharapkan kelompok prodemokrasi akan memberikan tekanan terhadap pemerintah Hong Kong untuk mendengarkan permintaan mereka,.

Hong Kong dilanda aksi demonstrasi massal selama berbulan-bulan yang diwarnai bentrokan antara demonstran dan polisi saat para demonstran menuntut demokrasi yang lebih kuat di wilayah milik Tiongkok itu.

Pemilu untuk memilih 452 perwakilan di komisi yang akan mewakili kepentingan komunitas seperti rute bus, pengambilan sampah biasanya tidak menarik. Namun, pascaaksi demonstrasi itu, pemilu kali ini menjadi semarak.

Baca juga: Pemilu Hong Kong Digelar Hari Ini

Anggota komisi itu biasanya didominasi oleh kelompok pro-Beijing dan pemilih kini berusaha mengubah itu dengan harapan akan melemahkan kelompok yang berkuasa dan memberi momentum pada gerakan prodemokrasi.

"Saya harap pemilu ini akan meningkatkan suara kita di komisi," ujar mahasiswa Michael Ng yang ambil bagian dalam pemilu untuk pertama kalinya dalam hidupnya.

"Meski satu suara tidak terlalu membantu, saya berharap itu bisa mengubah masyarakat ini dan memberikan dukungan bagi gerakan prodemokrasi," imbuhnya.

Antrean panjang terlihat di berbagai TPS dan pemerintah mengatakan jumlah pemilih di dua jam pertama sudah berjumlah tiga kali lipat dari pemilu pada 2015 lalu.

Sebanyak 4,13 juta orang telah mendaftarakan diri untuk memilih. Jumlah itu lebih dari setengah dari jumlah populasi Hong Kong yang berjumlah 7,3 juta orang dan meningkat sebanyak hamnpir 400 ribu orang.

Sejumlah pengamat menyebut tingginya keikutsertaan dalam pemilu kali ini bisa membantu gerakan prodemokrasi yang meminta adanya referendum terhadap posisi Eksekutif Kepala Charrie Lam yang menolak mengundurkan diri. (AFP/OL-2)

 

Baca Juga

AFP/Gianluigi Guercia

Dukung Ulama Saudi, Dewan Fatwa UEA Kecam Ikhwanul Muslimin

👤Mediaindonesia.com 🕔Jumat 27 November 2020, 13:36 WIB
Ribuan anggotanya telah dipenjarakan di Mesir sering kali dengan tuduhan menghasut...
AFP/JUSTIN TALLIS

AstraZeneca Akui Vaksinnya Perlu Uji Coba Tambahan

👤Atikah Ishmah Winahyu 🕔Jumat 27 November 2020, 11:01 WIB
Studi tambahan akan dijalankan untuk mengevaluasi dosis yang lebih rendah yang menunjukkan kinerja yang lebih baik daripada dosis penuh...
AFP/MARTIN BUREAU

Kasus Covid-19 di Prancis Turun Akibat Lockdown

👤Atikah Ishmah Winahyu 🕔Jumat 27 November 2020, 10:54 WIB
Data Kementerian Kesehatan menunjukkan jumlah pasien dengan covid-19 yang dirawat di rumah sakit terus turun sebanyak 662 orang menjadi...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya