Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
MANTAN Presiden Bolivia Evo Morales, Rabu (13/11) WIB, mengecam apa yang disebutnya sebagai aksi kudeta paling licik sepanjang sejarah setelah Wakil Ketua Senat Jeanine Anez memproklamasikan diri sebagai penjabat presiden Bolivia.
Lewat Twitter dari tempat pengasingannya di Meksiko, Morales menyebut Anez sebagai 'senator sayap kanan pemimpin kudeta'.
Anez, 52, mengambil alih jabatan presiden Bolivia setelah Morales, wakil presiden, dan pemimpin Kongres dan Senat mengundurkan diri.
Baca juga: Anez Proklamasikan Diri Presiden Bolivia
Dia memproklamasikan diri sebagai penjabat presiden setelah sidang Kongres gagal mencapai kuorum.
Anez mengaku berencana menggelar pemilu dalam waktu secepat-cepatnya.
Morales menyebut, "Dia telah memproklamasikan diri sebagai penjabat presiden tanpa persetujuan legilstif, dikelilingi kaki tangannya, dan diukung militer serta polisi yang menekan rakyat." (AFP/OL-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved