Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Donald Trump pada Jumat (23/8) waktu setempat mendesak perusahaan-perusahaan Amerika Serikat untuk keluar dari Tiongkok setelah Beijing menyatakan akan memberlakukan tarif balasan senilai US$75 miliar (sekitar Rp1,07 kuadriliun) atas barang-barang dari Amerika Serikat.
Pergerakan itu memicu ketakutan bahwa perang dagang yang memanas di antara AS dan Tiongkok akan menyebabkan perekonomian global jatuh ke dalam resesi.
Trump mengatakan di Twitter bahwa ia akan mengambil langkah untuk menanggapi rencana terbaru Beijing tersebut soal pengenaan tarif.
Presiden AS selama ini menuduh Tiongkok melakukan praktik perdagangan yang tidak adil. Ia juga berupaya mencapai kesepakatan yang akan menyeimbangkan hubungan kedua negara dan dengan memberi keuntungan bagi perusahaan dan tenaga kerja AS.
"Kita tidak memerlukan Tiongkokdan, terus terang saja, kita akan lebih baik tanpa mereka. Uang dengan jumlah sangat besar yang dikumpulkan dan dicuri oleh Tiongkok dari Amerika Serikat, setiap tahun, selama berpuluh-puluh tahun, akan dan harus dihentikan," cuit Trump.
Baca juga: Erdogan Pastikan Kunjungi Indonesia Awal Tahun Depan
"Perusahaan-perusahaan hebat kita, karena itu, diperintahkan untuk segera mencari alternatif selain Tiongkok, termasuk dengan membawa kembali perusahaan-perusahaan Anda ke tanah air dan membuat produk-produk di AS."
Belum ada kejelasan soal kewenangan hukum apa yang akan digunakan Trump untuk mewajibkan perusahaan AS menghentikan kegiatan di Tiongkok atau berhenti menggunakan produk dari negara itu.
Trump juga mengatakan bahwa ia memerintahkan perusahaan layanan pengiriman seperti FedEx, Amazon.com Inc, UPS dan Layanan Pos AS untuk menemukan dan menolak semua pengiriman obat bius pereda rasa nyeri ke Amerika Serikat.
Tiongkok pada Jumat mengatakan akan menerapkan tarif balasan senilai US$75 miliar atas barang-barang AS, dengan pertama kalinya mengincar minyak mentah. Tiongkok juga menyatakan akan memperbarui pajak-pajak hukuman atas produk otomotif buatan AS. (OL-1)
PRESIDEN Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan pada Rabu (21/1) bahwa beberapa wilayah di Eropa tidak lagi dapat dikenali. Benua itu disebutnya tidak menuju ke jalan yang benar.
PERDANA Menteri Qatar Mohammed bin Abdulrahman Al-Thani mengatakan di Forum Ekonomi Dunia (WEF) di Davos bahwa Dewan Perdamaian Gaza menawarkan jalan keluar.
ANGKATAN Bersenjata Kanada membuat model untuk mempersiapkan kemungkinan invasi Amerika Serikat (AS) setelah Donald Trump mengatakan ingin mencaplok wilayahnya.
Menurutnya, sektor-sektor yang paling terdampak aksi jual bersih (net sell) yaitu yang sensitif terhadap siklus ekonomi seperti perbankan, properti, dan konsumer.
Amerika Serikat mewajibkan calon tentara setidaknya memiliki kartu izin tinggal permanen (Green Card) atau telah menjadi warga negara AS (US Citizen).
Berdasarkan informasi yang dihimpun, Andini merupakan perempuan kelahiran Indonesia yang memutuskan untuk meniti karier di Amerika Serikat.
Model tersebut berguna bagi investor sebagai alat bantu dalam investasi kuantitatif, dan akademisi dapat menggunakan hasilnya untuk menguji serta menyempurnakan teori.
CADANGAN emas bawah laut terbesar di Asia ditemukan oleh pihak Tiongkok di lepas pantai Laizhou, sebuah kota pesisir di Yantai, Provinsi Shandong.
PEMERINTAH Tiongkok menemukan cadangan emas bawah laut di lepas pantai Laizhou, wilayah Yantai, Provinsi Shandong.Temuan emas bawah laut itu telah mendorong total cadangan emas mereka.
TIONGKOK mencatat tonggak baru dalam eksplorasi sumber daya alam setelah menemukan cadangan emas bawah laut pertama sekaligus terbesar di Asia.
TIONGKOK mengumumkan penemuan deposit emas pertama di bawah laut. Temuan ini disebut sebagai deposit emas bawah laut terbesar di Asia
Teddy menjelaskan dalam acara parade yang digelar hari ini, hadir 26 pemimpin setingkat kepala negara atau kepala pemerintahan dari berbagai penjuru dunia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved