Jumat 31 Mei 2019, 23:15 WIB

Iran Tuduh Arab Saudi Pupuk Benih Perpecahan

Fajar Nugraha | Internasional
Iran Tuduh Arab Saudi Pupuk Benih Perpecahan

AFP
Raja Salman memimpin KTT Arab di Mekkah

 

KESAL dituduh melakukan penyerangan terhadap kapal tanker di perairan Uni Emirat Arab (UEA) oleh Arab Saudi, Iran bersuara keras.
 
Kali ini Iran menunduh Arab Saudi telah memupuk benih perpecahan di antara Negara Teluk. Sebelumnya pada pertemuan darurat Negara Arab di Mekkah, Raja Arab Saudi, Raja Salman melontarkan pernyataan bersama yang didukung sebagian peserta pertemuan.

"Tidak adanya respons yang tegas dan membujuk terhadap tindakan sabotase Iran di wilayah itu telah mendorongnya untuk melanjutkan dan memperkuat mereka seperti yang kita lihat hari ini," kata Raja Arab Saudi itu, seperti dikutip AFP, Jumat, 31 Mei 2019.
 
"Tindakan kriminalnya (Iran) baru-baru ini, mengharuskan kita semua bekerja serius untuk menjaga keamanan dan pencapaian GCC (Dewan Kerja sama Teluk)," tegas Raja Salman.
 
Raja Salman juga meminta komunitas internasional untuk menggunakan ‘segala cara’ yang diperlukan untuk mengendalikan kekuatan Syiah.
 
Pemerintah Iran pun langsung melontarkan reaksi atas tuduhan tersebut. “Arab Saudi tengah membangun perpecahan yang bisa menguntungkan Israel,” ujar Juru Bicara Kementerian Luar Neger Iran, Seyed Abbas Mousavi.
 
“Arab Saudi terus menerus memupuk perpecahan di antara negara Islam dan kawasan, yang menjadi keinginan Zionis,” imbuh Mousavi.
 
Dua kapal tanker Arab Saudi menjadi korban dari empat kapal tanker yang diserang di perairan Uni Emirat Arab pekan lalu.
 
Menteri Energi Arab Saudi Khalid al-Falih mengatakan dua kapal tanker diserang di lepas pantai Fujairah, Uni Emirat Arab. Penyerangan sabotase ini dianggap bisa mengancam keamanan pasokan minyak global.
 
Amerika Serikat (AS) yang menjadi salah satu negara yang ikut serta menyelidiki kejadian ini, menegaskan bahwa Iran merupakan pelaku penyerangan itu. Hal ini dipertegas oleh pernyataan Penasihat Keamanan Nasional AS John Bolton, bahwa kapal-kapal itu diserang oleh ranjau laut Angkatan Laut Iran.(medcom/OL-9)
 

Baca Juga

AFP

Trump Tinggalkan 'Wasiat' untuk Biden

👤Atikah Ishmah Winahyu 🕔Rabu 20 Januari 2021, 23:52 WIB
Trump tidak memasuki Oval Office tetapi meninggalkan pesan pada seorang ajudan sebelum meninggalkan kediaman eksekutif sekitar pukul 8...
AFP/Brendan Smialowski

Jelang Biden Dilantik, Mahmakah Agung AS Diancam Diledakkan

👤Widhoroso 🕔Rabu 20 Januari 2021, 23:32 WIB
Gedung Mahkamah Agung AS dapat ancaman bom....
ANTARA FOTO/Mohammad Ayudha

Pabrik Tempe Pertama RI Resmi Dibangun di Tiongkok

👤Insi Nantika Jelita 🕔Rabu 20 Januari 2021, 23:01 WIB
Pabrik tempe tersebut dibangun untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Indonesia di Tiongkok yang dikatakan cukup besar untuk mendapatkan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya