Minggu 26 Mei 2019, 13:33 WIB

Perdana Menteri Papua Nugini Mengundurkan Diri

Basuki Eka Purnama | Internasional
Perdana Menteri Papua Nugini Mengundurkan Diri

AFP/SAEED KHAN
Perdana Menteri Papua Nugini Peter O

 

PERDANA Menteri Papua Nugini Peter O'Neill, Minggu (26/5), mengundurkan diri setelah terjadi serangkaian pengkhianatan politik yang mengancam posisinya.

O'Neill yang menjabat sebagai Perdana Menteri Papua Nugini sejak 2011 menyerahkan posisinya kepada Julius Chan yang telah dua kali menjabat sebagai Perdana Menteri Papua Nugini.

"Sangat penting mempertahankan stabilitas. Kami mendengar desakan dan kami sepakat bahwa harus ada perybahan pemerintahan," ujar O'Neil kepada wartawan.

Chan mengatakan pemerintahan transisi akan memastikan adanya stabilitas di negara Pasifik itu.

Baca juga: Trump Buka Lawatan ke Jepang dengan Bermain Golf

"Saya ingin berterima kasih kepada Perdana Menteri Peter O'Neill atas semua yang telah dia lakukan untuk negara ini," ungkap Chan.

"Warga Papua Nugini, kita memiliki ingatan yang pendek. Besok, kita akan mengingat dan melihat semua yang telah dia lakukan. Namun, kita harus bergerak maju," imbuhnya.

O'Neill berhasil selamat dari mosi tidak percaya pada awal bulan ini. Namun, dia berada di bawah tekanan setelah menandatangani kesepakatan senilai miliaran dolar untuk proyek LNG bersama perusahaan Prancis Total dan perusahaan Amerika Serikat ExxonMobil pada awal tahun ini. (AFP/OL-2)

 

Baca Juga

AFP/Daniel SLIM

Korban Tewas Covid-19 di AS Melebihi Perang Dunia II

👤Nur Aivanni 🕔Kamis 21 Januari 2021, 08:34 WIB
Pada malam hari, pelacak menunjukkan bahwa 405.400 orang telah meninggal akibat penyakit yang disebabkan virus korona baru itu di...
AFP/Drew Angerer/Getty Images

Kendali Senat AS Beralih ke Partai Demokrat

👤Basuki Eka Purnama 🕔Kamis 21 Januari 2021, 08:00 WIB
Dengan mengambil alih kendali Senat dan mempertahankan kekuasaan di DPR, Partai Demokrat kini menguasai semua tingkat kekuatan di...
 Alex Wong/Getty Images/AFP

Trump Tulis Surat, Biden: Surat yang Sangat Murah Hati

👤Nur Aivanni 🕔Kamis 21 Januari 2021, 07:34 WIB
Presiden AS Joe Biden mengatakan bahwa Donald Trump telah meninggalkan surat yang sangat murah hati di Oval Office, sesuai dengan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya